Presiden China Xi Jinping sepakat untuk menjaga hubungan bilateral yang stabil, konstruktif, dan berkelanjutan bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Beijing, China, pada Kamis.
Kesepahaman tersebut dicapai di tengah dinamika global yang terus berubah melalui rangkaian agenda bilateral resmi yang berlangsung sejak pagi hari. Komitmen kedua pemimpin negara ini disampaikan dalam jamuan makan malam kenegaraan di Balai Besar Rakyat, seperti dilansir dari Medcom yang mengutip Antara.
Rangkaian kegiatan bilateral tersebut meliputi upacara penyambutan resmi, pertemuan tertutup selama lebih dari dua jam, hingga kunjungan bersama ke kawasan Kuil Langit. Hubungan China dan Amerika Serikat dinilai sebagai salah satu hubungan paling penting di dunia saat ini, sehingga kerja sama perlu lebih dikedepankan daripada konfrontasi.
"Kedua negara dapat saling mendukung keberhasilan satu sama lain dan memajukan kesejahteraan seluruh dunia," ungkap Xi.
Presiden China tersebut menambahkan bahwa dirinya dan Trump setuju membangun hubungan bilateral yang memiliki stabilitas strategis. Hubungan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perdamaian serta pertumbuhan ekonomi global.
Momentum diplomasi ini bertepatan dengan perkembangan domestik di kedua negara, di mana China memasuki fase Rencana Lima Tahun ke-15 dan Amerika Serikat bersiap menyambut peringatan 250 tahun kemerdekaannya. Kebangkitan China dan upaya Amerika Serikat untuk memperkuat posisinya di dunia dipandang bukan sebagai ancaman, melainkan peluang untuk berkembang berdampingan.
Xi Jinping juga mengingatkan kembali sejarah hubungan diplomatik kedua negara, termasuk "diplomasi pingpong" pada era Presiden Richard Nixon dan Henry Kissinger. Semangat keterbukaan dari masa lalu tersebut dinilai perlu dijaga untuk menghadapi tantangan geopolitik modern.
“Hormati satu sama lain, hidup berdampingan secara damai, dan bekerja sama untuk keuntungan bersama adalah kunci agar hubungan kedua negara tetap stabil,” kata Xi.
Acara jamuan malam itu dihadiri oleh sejumlah tokoh bisnis global asal Amerika Serikat seperti CEO Apple Tim Cook, CEO Nvidia Jensen Huang, Elon Musk dari Tesla, hingga CEO Meta Dina Powell McCormick. Sementara dari pihak China, hadir pimpinan perusahaan besar seperti Lenovo, Xiaomi, ICBC, Haier Group, dan COMAC yang disuguhi hidangan khas seperti bebek panggang Beijing, udang kung pao, ikan kerapu kukus, serta puding almond.