Zulkifli Hasan Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Banyuwangi

Zulkifli Hasan Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Banyuwangi

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Lateng, Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (14/5). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung dalam meningkatkan kesejahteraan dan posisi tawar nelayan setempat.

Dilansir dari Detik Finance, sebanyak 120 nelayan berdialog langsung dengan pria yang akrab disapa Zulhas tersebut mengenai persoalan ekonomi. Pembahasan mencakup fluktuasi penghasilan, stabilitas harga jual ikan, hingga beban utang yang dialami para pelaku usaha perikanan di wilayah itu.

Zulkifli Hasan memberikan penegasan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada sektor ini karena kerentanan daya tawar nelayan. Permasalahan mendasar yang diidentifikasi adalah ketergantungan nelayan untuk segera menjual tangkapan sesaat setelah mendarat agar kualitas ikan tidak menurun.

Penyediaan fasilitas terintegrasi di KNMP Lateng diharapkan menjadi solusi permanen atas risiko kerusakan hasil tangkapan saat pasar tidak mampu menyerap. Infrastruktur yang tersedia mencakup pabrik es, gudang pendingin (cold storage), bengkel, asuransi, hingga skema pembiayaan dan jalur pemasaran khusus.

Pemerintah juga menyiapkan mekanisme penyerapan produksi melalui program strategis nasional jika harga pasar berada di bawah standar. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastian pendapatan bagi para nelayan saat terjadi oversuplai di pasar lokal.

"Jika pasar tetap belum menyerap, ikan akan diarahkan untuk dibeli oleh SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)," terang Zulhas, Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Pemanfaatan seluruh fasilitas secara optimal menjadi pesan utama agar kawasan tersebut benar-benar berfungsi sebagai pusat penggerak ekonomi. Keberadaan unit usaha pendukung seperti sentra kuliner dan mobil berpendingin diharapkan mampu memperluas jangkauan distribusi produk perikanan Banyuwangi.

Saat ini, KNMP Lateng menaungi 204 nelayan aktif dengan armada 180 kapal kecil di bawah 5 GT. Berdasarkan data operasional, total produksi perikanan di lokasi ini menyentuh angka 1.260 ton per tahun dengan nilai ekonomi mencapai Rp31,5 miliar.

Pemerintah memproyeksikan pembangunan 5.000 titik KNMP di seluruh Indonesia hingga tahun 2029 mendatang. Untuk target jangka pendek hingga 2026, sebanyak 1.369 lokasi ditargetkan sudah mulai beroperasi di berbagai wilayah pesisir nusantara.

Provinsi Jawa Timur sendiri telah menyelesaikan pembangunan empat titik KNMP dengan progres 100 persen. Keempat lokasi tersebut tersebar di Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Malang, serta Kabupaten Banyuwangi.

Artikel terkait

Rekomendasi