Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) resmi menyepakati perombakan susunan Dewan Komisaris dan Direksi di ADHI Tower, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan serta mendukung target kinerja perseroan di masa mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Alexander Ruby Setyoadi sebagai Komisaris baru perseroan. Keputusan ini diikuti dengan pemberhentian dengan hormat terhadap Bob Arthur Lombogia dari jabatan Komisaris dan Alloysius Suko Widigdo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi I.
Selain perubahan pada dewan pengawas, emiten konstruksi pelat merah ini juga menetapkan perubahan nomenklatur pada jajaran direksi. Vera Kirana kini menjabat sebagai Direktur Portofolio Bisnis dan Manajemen Risiko, sementara Harimawan mengisi posisi Direktur Operasi I, dan Yan Arianto didapuk sebagai Direktur Operasi II.
Pihak manajemen menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pejabat lama atas kontribusi mereka selama ini. Dewan Komisaris dan Direksi ADHI memberikan penghormatan terhadap dedikasi Bob Arthur Lombogia dan Alloysius Suko Widigdo yang telah mendukung operasional perseroan.
Penyegaran struktur kepemimpinan ini dipandang sebagai instrumen vital bagi keberlanjutan bisnis perusahaan. Corporate Secretary ADHI, Rozi Sparta menjelaskan bahwa kebijakan yang diambil dalam rapat tahunan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi meningkatkan efektivitas kerja.
Rapat tersebut juga mengesahkan sejumlah agenda penting lainnya, termasuk persetujuan laporan keuangan tahun buku 2025 dan penetapan honorarium bagi pengurus. Pemegang saham turut menyetujui perubahan anggaran dasar terkait status saham perusahaan.
Sebanyak 54.087.737 lembar saham seri B milik BP BUMN resmi diubah menjadi saham seri A Dwiwarna. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyelaraskan struktur permodalan perusahaan dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara.