PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance berencana membagikan dividen tunai sebesar Rp630 per lembar saham untuk tahun buku 2025 kepada para pemegang sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Kebijakan ini diambil setelah perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,54 triliun sepanjang periode tersebut.
Keputusan pembagian keuntungan ini menghasilkan rasio pembayaran dividen atau payout ratio sekitar 50 persen dari total laba bersih yang diraih perusahaan, sebagaimana dilansir dari Stocksetup. Emiten pembiayaan yang berafiliasi dengan grup MUFG Jepang ini mempertahankan tradisi pembagian imbal hasil di tengah fluktuasi pasar otomotif.
Berdasarkan data operasional, pendapatan Adira Finance pada tahun 2025 mencapai Rp12,13 triliun, atau mengalami pertumbuhan tipis sebesar 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang senilai Rp11,79 triliun. Meskipun pendapatan naik, laba bersih perusahaan justru terkoreksi dari Rp1,81 triliun pada 2024 menjadi Rp1,54 triliun pada 2025.
Penurunan kinerja bottom line tersebut juga diikuti oleh merosotnya laba per saham (earnings per share) menjadi Rp1.250,15 per lembar. Selain itu, EBITDA perusahaan tercatat sebesar Rp2,28 triliun, mengalami penurunan sebesar 10,3 persen secara tahunan akibat adanya tekanan pada profitabilitas sektor multifinance.
Sebagai perusahaan yang berdiri sejak 1990, lini bisnis utama ADMF tetap bertumpu pada kredit kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor baru dan bekas. Perusahaan juga mengandalkan pembiayaan multiguna dengan jaminan BPKB serta pembiayaan barang tahan lama seperti elektronik dan furnitur untuk mendongkrak pendapatan.
Struktur kepemimpinan perusahaan saat ini dipimpin oleh I Dewa Made Susila sebagai Direktur Utama, didampingi oleh dewan komisaris yang diketuai oleh Nobuya Kawasaki. Operasional perusahaan mencakup unit usaha syariah dan penyediaan produk asuransi perlindungan kredit bagi konsumennya.
| Nama | Posisi | Terafiliasi |
|---|---|---|
| I Dewa Made Susila | Direktur Utama | Ya |
| Swandajani Gunadi | Wakil Direktur Utama | Ya |
| Niko Kurniawan Bonggowarsito | Wakil Direktur Utama | Ya |
| Denny Riza Farib | Direktur | Ya |
| Sigit Hendra Gunawan | Direktur | Ya |
| Sylvanus Gani K. Mendrofa | Direktur | Ya |
| Ricky Gunawan | Direktur | Ya |
| Takanori Mizuno | Direktur | Ya |
| Nama | Posisi | Independen |
|---|---|---|
| Nobuya Kawasaki | Komisaris Utama | Tidak |
| Krisna Wijaya | Komisaris | Ya |
| Manggi Taruna Habir | Komisaris | Ya |
| Congsin Congcar | Komisaris | Tidak |
| Theresia Adriana Widjaja | Komisaris | Tidak |
Manajemen menyatakan bahwa komposisi direksi tersebut masih dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan mendatang. Fokus perusahaan saat ini adalah menyelesaikan administrasi jadwal cum date dividen bagi para investor di pasar modal.