PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk berhasil menyalurkan pembiayaan syariah sebesar Rp2,8 triliun per Maret 2026. Capaian positif pada segmen syariah ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap alternatif pembiayaan yang fleksibel, seperti dilansir dari Keuangan.
Pertumbuhan dua digit berhasil dibukukan oleh perusahaan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Ruang pertumbuhan bagi perusahaan dinilai masih luas karena pangsa pasar pembiayaan syariah di industri multifinance saat ini relatif masih rendah.
Sektor multiguna dan kebutuhan pembiayaan lainnya menjadi segmen potensial yang terus berkembang selain dari sektor otomotif. Manajemen perusahaan kini tengah mempersiapkan berbagai strategi pengembangan serta inovasi produk untuk memperluas pasar syariah tersebut.
"Angka tersebut masih tumbuh positif (double digit) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani, kepada Kontan, Jumat (22/5/2026).
Langkah ekspansi akan difokuskan pada penguatan ekosistem komunitas syariah, perluasan jaringan perusahaan, dan peningkatan penetrasi produk non-otomotif. Pihak manajemen juga berencana memperbaiki proses layanan dan pengalaman pelanggan demi meningkatkan retensi nasabah syariah.
Peningkatan pangsa pasar tidak hanya mengandalkan potensi yang ada, tetapi juga memerlukan konsistensi distribusi dan proposisi nilai yang jelas bagi konsumen. Gani menekankan pentingnya peran perusahaan dalam mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan terkait produk keuangan ini.