Analis Trimegah Sekuritas Menilai Stabilitas Manajemen TLKM Pengaruhi Kepercayaan Pasar

Analis Trimegah Sekuritas Menilai Stabilitas Manajemen TLKM Pengaruhi Kepercayaan Pasar

Investor di pasar modal kini menaruh perhatian besar pada stabilitas manajemen dan kelanjutan transformasi bisnis PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjelang pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Langkah korporasi ini dinilai krusial di tengah dinamika pergantian pengurus perseroan yang belakangan kerap terjadi hingga memengaruhi sentimen publik, seperti dilansir dari Investasi pada Senin (8/6).

Pasar berharap susunan direksi serta komisaris yang menjabat saat ini bisa terus mempertahankan strategi bisnis demi menjaga kepercayaan para pelaku pasar.

"Stabilitas manajemen menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor," kata Sabrina, Analis Trimegah Sekuritas, Senin (8/6).

Situasi internal perusahaan tersebut menjadi sorotan utama karena erat kaitannya dengan arah kebijakan jangka panjang emiten telekomunikasi merah putih itu.

"Market melihat kombinasi direksi, manajemen, dan komisaris yang ada saat ini relatif solid serta menunjukkan harapan terhadap perbaikan kinerja perusahaan ke depan. Stabilitas kepemimpinan akan menjadi faktor penting untuk menjaga market confidence," kata Sabrina.

Selain faktor kepengurusan internal, emiten telekomunikasi ini juga menggelar aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham untuk menahan penurunan harga lebih lanjut.

Kebijakan buyback tersebut dipandang mampu menjadi bantalan pergerakan harga saham, walaupun sentimen dari luar negeri dinilai masih memegang peranan yang lebih besar.

"Buyback di level support akan lebih efektif sebagai price floor. Namun, faktor eksternal seperti kurs rupiah, isu MSCI, dan risk premium masih lebih dominan sebagai penentu harga jangka pendek," ujar Wafi, Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Jumat (5/6).

Hasil dari keputusan RUPS mendatang diproyeksikan akan menjadi pendorong pergerakan nilai saham perseroan untuk jangka menengah, di mana target harga wajar TLKM diperkirakan berada pada posisi Rp 3.400 per lembar.

Artikel terkait

Rekomendasi