PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai US$ 60 juta atau setara Rp1,021 triliun. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (7/5/2026).
Alokasi dana tersebut mewakili rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio sebesar 58,5 persen hingga 60 persen dari perolehan laba bersih perseroan. Emiten pertambangan emas ini tercatat membukukan pertumbuhan laba bersih yang sangat signifikan, yakni mencapai US$ 103 juta atau melonjak sekitar 884 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan laba bersih tersebut didorong oleh performa pendapatan perusahaan yang tumbuh 72 persen secara tahunan menjadi US$ 496 juta. Selain untuk dividen, rapat menyetujui penyisihan laba sebesar US$ 200.000 sebagai dana cadangan dan sisa laba senilai US$ 34.334.393 ditetapkan sebagai laba ditahan.
Direktur Utama Archi Indonesia Rudy Suhendra menjelaskan bahwa total dividen tersebut mencakup dividen interim dan dividen final. Sebanyak US$ 30 juta telah dibayarkan kepada pemegang saham sebagai dividen interim pada 16 Desember 2025, sehingga sisa dividen final yang akan dibagikan adalah US$ 30 juta.
"Jadi buat investor yang pegang saham ARCI, jangan dijual dulu. Ada dividen yang mau dibagikan," kata Rudy Suhendra, Direktur Utama Archi Indonesia.
Manajemen menjadwalkan tanggal pencatatan pemegang saham atau cum date untuk dividen final pada 19 Mei mendatang. Nilai dividen final yang dibagikan diperkirakan mencapai Rp20,7 per saham dengan acuan kurs Rp17.400 per dollar AS.
"Dividen final sebesar USD30 juta akan dibagikan secara proporsional kepada setiap pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal pencatatan," kata Rudy Suhendra, Direktur Utama ARCI.
Berdasarkan data perdagangan Kamis (7/5/2026) yang dilansir dari Kontan, harga saham ARCI ditutup menguat 1,26 persen ke posisi Rp1.605 per lembar. Dengan harga penutupan tersebut, estimasi imbal hasil dividen atau yield yang diterima investor berada di kisaran 1,3 persen.