ASDP Gandeng ALDEI Perkuat Konektivitas Logistik Maritim Nasional

ASDP Gandeng ALDEI Perkuat Konektivitas Logistik Maritim Nasional

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menandatangani nota kesepahaman kerja sama strategis dengan Asosiasi Logistik Digital Economy Indonesia (ALDEI) di Jakarta pada Rabu (6/5/2026). Langkah ini bertujuan memperkuat konektivitas logistik maritim nasional dan mengintegrasikan distribusi barang antardaerah melalui ekosistem digital.

Sinergi kedua pihak tersebut difokuskan pada penguatan daya saing distribusi nasional agar lebih responsif terhadap kemajuan teknologi. Dilansir dari Money, kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse bersama Ketua Umum ALDEI Imam Sedayu.

ASDP kini memposisikan infrastruktur penyeberangan sebagai elemen vital dalam menjaga rantai pasok wilayah kepulauan, melampaui fungsi dasar penghubung pelabuhan. Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari transformasi besar perusahaan di sektor logistik.

"Kami tidak hanya terus bertransformasi sebagai operator penyeberangan, tetapi juga sebagai bagian penting dari ekosistem logistik nasional," kata Rio Lasse, Direktur Operasi dan Transformasi ASDP.

Rio menambahkan bahwa optimalisasi layanan ini akan memberikan dampak langsung pada kelancaran arus barang di berbagai wilayah Indonesia. Peningkatan efisiensi distribusi menjadi target utama dalam kemitraan jangka panjang tersebut.

"Melalui kolaborasi ini, ASDP berupaya menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi dan efisien sehingga konektivitas antarwilayah serta kelancaran distribusi logistik dapat berjalan lebih optimal," lanjut Rio Lasse, Direktur Operasi dan Transformasi ASDP.

Lingkup kerja sama mencakup pemanfaatan armada logistik lintas pulau, konektivitas multimoda, serta optimalisasi aset yang tidak terpakai seperti lahan dan bangunan untuk gudang. Saat ini, ASDP mengoperasikan lebih dari 220 kapal dan 37 pelabuhan di seluruh penjuru Indonesia.

Perusahaan pelat merah ini memegang peran krusial karena melayani 67 persen lintas penyeberangan di wilayah yang belum terjangkau oleh pelayaran komersial. Jaringan luas tersebut menjadi tumpuan utama bagi stabilitas arus distribusi logistik di daerah terpencil.

"Dengan jaringan layanan yang menjangkau banyak wilayah terpencil dan strategis, ASDP memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga arus logistik nasional tetap bergerak," ujar Rio Lasse, Direktur Operasi dan Transformasi ASDP.

Manajemen ASDP menargetkan kehadiran layanan yang lebih andal untuk merespons kebutuhan distribusi yang terus tumbuh secara dinamis. Pemanfaatan kanal digital juga akan diperluas guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Kami optimistis kolaborasi ini akan menghadirkan layanan logistik yang semakin andal, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan distribusi yang terus berkembang," tegas Rio Lasse, Direktur Operasi dan Transformasi ASDP.

Artikel terkait

Rekomendasi