ASDP Raup Laba Rp 285 Miliar dan Tekan Angka Kecelakaan Kapal

ASDP Raup Laba Rp 285 Miliar dan Tekan Angka Kecelakaan Kapal

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membukukan pendapatan usaha senilai Rp 4,96 triliun dengan perolehan laba konsolidasi mencapai Rp 285,4 miliar hingga tutup buku tahun 2025. Dilansir dari Suara pada Minggu (10/5/2026), perusahaan juga melaporkan keberhasilan menekan angka kecelakaan kapal hingga menyentuh 0,220 persen selama operasional tahun lalu.

Pertumbuhan kinerja ini diraih di tengah berbagai tantangan operasional sektor transportasi penyeberangan serta tingginya mobilitas masyarakat sepanjang tahun. Manajemen menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap diposisikan sebagai prioritas utama dalam menghadapi kompleksitas layanan penyeberangan di skala nasional.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga standar keamanan operasional di seluruh lini pelayanan perusahaan.

"Keselamatan tidak boleh dianggap selesai. Ini harus menjadi kesadaran kolektif dan prioritas utama dalam setiap lini pelayanan dan operasionl kita. Melalui HUT ke-53 ini, kami ingin memperkuat semangat bahwa ASDP tidak hanya hadir menghubungkan antarpulau, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Heru Widodo, Direktur Utama ASDP.

Meskipun sepanjang 2025 tercatat adanya insiden pelayaran seperti kapal kandas dan tabrakan, tingkat kecelakaan kapal sebanyak lima kejadian masih berada di bawah target maksimal perusahaan sebesar 0,230 persen. Selain faktor keselamatan, perusahaan juga mencatatkan penguatan peran pada wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP).

Data operasional menunjukkan layanan penyeberangan perintis mencapai lebih dari 93 ribu trip, mengalami pertumbuhan sebesar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sektor angkutan kendaraan juga mencatatkan kenaikan 15 persen dengan total volume mencapai lebih dari 556 ribu unit.

Berdasarkan penilaian layanan, indeks kepuasan pelanggan berada pada angka 3,34 dari skala 4 yang didorong oleh penguatan sistem digital dan peningkatan kompetensi petugas. Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyatakan momentum ulang tahun ke-53 menjadi pengingat untuk memperkuat budaya pelayanan secara berkelanjutan.

"Melalui semangat ASDP Berdampak, kami ingin memastikan setiap layanan yang dihadirkan bukan hanya andal dan aman, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan masa depan Indonesia," pungkas Windy Andale, Corporate Secretary ASDP.

Artikel terkait

Rekomendasi