Astra International Siapkan Rp8 Triliun untuk Aksi Buyback Saham

Astra International Siapkan Rp8 Triliun untuk Aksi Buyback Saham

PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan hasil tinjauan strategis pada Senin (25/5) untuk mereposisi fokus bisnis pada portofolio inti menjelang usia perusahaan yang ke-70 tahun. Langkah penataan ulang ini diambil guna memperkuat pertumbuhan kinerja jangka panjang serta mengoptimalkan imbal hasil bagi para pemangku kepentingan.

Perusahaan emiten tersebut kini memusatkan perhatian pada tiga lini bisnis utama yang meliputi sektor otomotif, jasa keuangan, serta alat berat dan solusi pertambangan, dilansir dari Investasi. Ketiga sektor dominan ini tercatat memberikan kontribusi besar dengan menyumbang hingga 90 persen terhadap total laba bersih perusahaan.

"Seiring dengan perkembangan dinamika pasar, Astra mereposisi strateginya dengan memberikan fokus pada portofolio bisnis utama yang selama ini memiliki kinerja yang kuat, yaitu otomotif, jasa keuangan serta alat berat dan solusi pertambangan," kata Rudy, Presiden Direktur Astra.

Evaluasi menyeluruh ini juga mencakup pengetatan disiplin alokasi modal melalui rencana belanja modal pemeliharaan, pembagian dividen yang konsisten, dan investasi bernilai tambah. Di samping itu, korporasi menjadwalkan program pembelian kembali saham atau share buyback dengan anggaran sekitar Rp8 triliun yang akan dilaksanakan selama 12 bulan ke depan.

"Ke depan, Astra akan fokus pada tiga bisnis utama tersebut yang berkontribusi sebesar 90% terhadap laba," ujar Rudy.

Berdasarkan data rekam jejak keuangan selama periode sepuluh tahun terakhir dari 2015 hingga 2025, laba bersih perusahaan mengalami pertumbuhan sebesar 126 persen. Nilai keuntungan bersih melonjak dari Rp15 triliun menjadi Rp33 triliun, yang dibarengi peningkatan distribusi dividen per lembar saham sebesar 245 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi