Astrindo Nusantara Infrastruktur Targetkan Transformasi Energi dan Divestasi Batu Bara

Astrindo Nusantara Infrastruktur Targetkan Transformasi Energi dan Divestasi Batu Bara

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) tengah menempuh langkah strategis dengan menjajaki divestasi anak usahanya di sektor batu bara. Dilansir dari Stocksetup, proses pelepasan aset ini dikabarkan telah memasuki tahap lanjut dan sedang dalam diskusi intensif dengan calon pembeli potensial.

Langkah besar ini diambil perusahaan sebagai bagian dari transformasi menuju sektor energi baru terbarukan (EBT). Selain mengoptimalkan portofolio bisnis, emiten ini berupaya memperkuat fokus pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam jangka panjang.

Manajemen menjelaskan bahwa strategi ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada komoditas batu bara secara bertahap. BIPI berencana mengalihkan fokus operasionalnya pada pengembangan energi bersih, gas, serta pemanfaatan teknologi rendah emisi.

Berdiri sejak 2007, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk memulai kiprahnya di Bursa Efek Indonesia pada 2010. Pada awalnya, perusahaan ini memfokuskan kegiatan usahanya pada sektor minyak dan gas sebelum akhirnya merambah ke infrastruktur pertambangan.

Transformasi identitas menjadi Astrindo Nusantara Infrastruktur secara resmi dilakukan pada 2018. Sejak saat itu, perseroan terus memperluas jangkauan bisnisnya di bidang energi untuk memperkuat fundamental perusahaan di pasar modal.

Saat ini, lini bisnis perusahaan mencakup infrastruktur tambang seperti pelabuhan dan logistik, hingga jasa distribusi batu bara. Operasional tersebut dijalankan melalui beberapa anak usaha, di antaranya PT Mitratama Perkasa, PT Nusa Tambang Pratama, PT Putra Hulu Lematang, dan Nusantara Mining Limited.

Struktur Manajemen Perusahaan

Berikut adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang saat ini memimpin PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk.

Daftar Direksi PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
NamaPosisiTerafiliasi
Raymond Anthony GerunganDirektur UtamaYa
Wong MichaelDirekturYa
Ferdy YustiantoDirekturYa
Andreas Kastono AhadiDirekturYa

Sementara itu, jajaran komisaris diisi oleh para profesional dengan komposisi sebagai berikut.

Daftar Dewan Komisaris PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
NamaPosisiIndependen
Komisaris UtamaYaKomisaris
YaKomisarisTidak

Kinerja Keuangan dan Pergerakan Pasar

Meskipun sedang melakukan transformasi, BIPI menghadapi tantangan pada sisi finansial. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, perseroan mencatatkan rugi bersih senilai Rp 90,4 miliar hingga kuartal III 2025, berbanding terbalik dengan laba bersih Rp 54,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan perusahaan juga terkoreksi sebesar 45,8% secara tahunan menjadi Rp 3,43 triliun. Hal ini berdampak pada penurunan laba kotor yang merosot hingga 55,7% serta koreksi EBITDA sebesar 30,5% yang kini berada di angka Rp 883,2 miliar.

Di sisi lain, pergerakan saham BIPI menunjukkan tren positif dengan kenaikan signifikan pada 2026. Salah satu pendorongnya adalah masuknya Bakrie Capital Indonesia sebagai pemegang saham sekitar 6% melalui investasi senilai Rp 948 miliar pada Februari 2026.

Perseroan optimis kinerja operasional akan membaik seiring target peningkatan produksi batu bara hingga 8 juta ton dalam jangka menengah. Ekspektasi ini didukung oleh fluktuasi harga energi global dan rencana integrasi infrastruktur energi rendah emisi.

Artikel terkait

Rekomendasi