Masyarakat kerap merasa khawatir terhadap lonjakan kadar kolesterol saat mengonsumsi hidangan khas Iduladha seperti sate dan gulai. Guna mengatasi kecemasan tersebut, sebuah kampanye bertajuk “Kolesterol Tobat, Qurban Nikmat” dihadirkan sebagai pengingat pentingnya mengontrol kolesterol setelah menikmati olahan daging.
Dilansir dari Medcom, gerakan ini menekankan bahwa masyarakat tetap dapat menikmati hidangan kurban dengan tenang. Kunci utamanya terletak pada kedisiplinan dalam menjaga dan memeriksa kadar kolesterol tubuh pascamakan enak.
“Iduladha selalu jadi momen penuh kebersamaan dan kehangatan, terutama saat menikmati hidangan bersama keluarga. Tapi kami sadar, obrolan soal kolesterol sering kali terasa berat dan bikin was-was di tengah keseruan itu,” kata Jonathan Proklamanto, Marketing Kalbe Nutritionals.
“Melalui kampanye ‘Kolesterol Tobat, Qurban Nikmat’, Benecol ingin masyarakat bisa tetap menikmati hidangan kurban dengan tenang, selama ada Benecol di meja makan,” ujar Jonathan Proklamanto.
Rangkaian kampanye ini diawali dengan aksi publik yang dilakukan oleh figur publik Aldi Taher pada Sabtu, 16 Mei kemarin. Aldi menarik perhatian pengunjung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, dengan mengenakan kostum kambing di atas mobil truk.
Sambil berkeliling, ia membagikan produk Benecol secara langsung kepada masyarakat setempat. Kegiatan yang dirancang secara unik ini bertujuan menyampaikan pesan edukasi kesehatan dengan cara yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan.
Pada akhir rute perjalanannya, Aldi Taher turun dari armada truk untuk berinteraksi spontan dengan warga yang berada di lokasi. Ia juga membagikan produk secara gratis sebagai bentuk ajakan langsung untuk menjaga kesehatan tubuh.
Upaya menjaga kestabilan kadar kolesterol setelah mengonsumsi makanan berlemak dinilai sangat krusial. Akumulasi kolesterol tinggi yang mengendap di dalam tubuh berisiko memicu kemunculan berbagai penyakit serius, termasuk gangguan jantung.
Berdasarkan data medis, penurunan kadar kolesterol total darah sebesar 10% memiliki dampak yang sangat signifikan. Penurunan tersebut mampu mereduksi risiko terjadinya serangan penyakit jantung hingga mencapai 30%.
Aktivitas edukasi menjelang Iduladha ini dipastikan masih akan terus berlanjut ke beberapa tempat lain. Rangkaian kegiatan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 27 Mei mendatang dengan agenda acara memasak besar yang melibatkan kreator konten kuliner Bobon Santoso.