Bursa kripto Binance resmi mengumumkan penghentian perdagangan spot untuk lima aset altcoin yakni Automata (ATA), Harvest Finance (FARM), Enzyme (MLN), Phoenix (PHB), dan Syscoin (SYS) yang dijadwalkan pada 27 Mei 2026 pukul 03.00 UTC.
Keputusan delisting ini memicu penurunan nilai signifikan pada kelima token tersebut di pasar spot Binance, dengan koreksi terdalam dialami oleh SYS sebesar 33,77% dan ATA yang melemah hingga 33,33%. Sementara itu, PHB kehilangan 31,58%, MLN terkoreksi 27,71%, dan FARM merosot 23,33% sesaat setelah pengumuman dirilis pada Rabu (13/5/2026).
Binance menyatakan bahwa peninjauan aset dilakukan secara berkala berdasarkan volume perdagangan, likuiditas, aktivitas pengembangan, serta kepatuhan regulasi untuk memberikan perlindungan terbaik bagi pengguna.
“Token yang didelisting dapat dikonversi menjadi stablecoin atas nama pengguna setelah 28-07-2026 03:00 (UTC). Mohon dicatat bahwa konversi token yang didelisting ke stablecoin tidak dijamin. Notifikasi terpisah akan diberikan sebelum konversi jika berlaku, dan stablecoin akan dikreditkan ke akun Binance pengguna setelah proses konversi,” tambah exchange tersebut .
“Ketika sebuah koin atau token sudah tidak lagi memenuhi standar ini atau lanskap industri berubah, kami melakukan tinjauan lebih mendalam dan mungkin melakukan delisting. Prioritas kami adalah memberikan layanan dan perlindungan terbaik bagi pengguna, serta terus menyesuaikan diri dengan dinamika pasar yang terus berkembang,” terang Binance.
Di sisi operasional perusahaan, Chief Marketing Officer (CMO) Binance, Rachel Conlan, menyatakan akan meninggalkan jabatannya pada 15 Juni 2026 setelah tiga tahun membangun merek bursa tersebut. Pihak perusahaan telah menunjuk mantan CEO Trust Wallet, Eowyn Chen, sebagai CMO interim untuk menggantikan posisi Conlan selama masa transisi.
“Menjabat sebagai CMO Binance merupakan kehormatan dalam karier saya,” kata Conlan dalam sebuah email. “Saya sangat berterima kasih kepada Yi He, Richard [Teng], dan seluruh tim kepemimpinan atas kepercayaan yang mereka berikan kepada saya, serta kepada setiap anggota tim yang telah saya hormati untuk bekerja sama.”
Perwakilan manajemen mengapresiasi kontribusi Conlan yang sebelumnya dikenal melalui peluncuran parfum kripto "Eau de Binance" pada Maret 2024 silam.
“Rachel adalah talenta terdepan yang telah meninggalkan jejak tak terhapuskan di perusahaan dan setelah empat tahun pelayanan yang luar biasa, ia memutuskan untuk mundur guna fokus pada prioritas pribadi,” ujar juru bicara Binance.
Data dari bursa menunjukkan jadwal penutupan posisi Binance Futures untuk kontrak terkait akan dilakukan lebih awal pada 19 Mei pukul 09.00 UTC. Pengguna masih diberikan kesempatan untuk menarik aset mereka hingga batas waktu 27 Juli 2026 sebelum proses konversi otomatis ke stablecoin dimulai.