Tren tokenisasi aset dunia nyata atau real world assets (RWA) terus memperluas jangkauannya di pasar finansial global. Instrumen saham kini mulai hadir dalam bentuk token digital yang diperdagangkan memanfaatkan teknologi blockchain.
Seperti dilaporkan oleh Investasi, instrumen tokenized stocks dirancang untuk membuka akses yang lebih luas terhadap pasar ekuitas melalui platform aset digital. Produk ini merepresentasikan eksposur ekonomi terhadap saham tertentu.Perkembangan instrumen ini masih berjalan di sejumlah pasar global dan belum diperdagangkan secara luas di Indonesia. Di tengah situasi tersebut, platform pertukaran universal Bitget menghadirkan pembaruan produk spot saham berbentuk token melalui Bitget Stocks 2.0.
Pembaruan pada produk Bitget Stocks 2.0 menitikberatkan pada tiga pilar utama untuk para pengguna. Aspek tersebut meliputi peningkatan likuiditas pasar saham, pemetaan ekonomi 1:1 terhadap aset dasar, serta perluasan utilitas token dalam ekosistem Bitget.
Produk ekuitas ini diterbitkan oleh Reality, sebuah platform penerbitan RWA yang telah berlisensi. Melalui inovasi ini, Bitget berupaya mengintegrasikan perdagangan saham tokenisasi dengan likuiditas pasar ekuitas global.
Sistem ini memfasilitasi perdagangan langsung menggunakan stablecoin USDT bagi token saham yang memenuhi syarat. Mekanisme dividen tunai akan dikonversi menjadi USDT untuk didistribusikan ke akun pengguna, sedangkan dividen saham masuk ke saldo kepemilikan token.
Ekosistem Terintegrasi dan Aksi Korporasi
Penyesuaian posisi token juga akan dilakukan secara otomatis saat terjadi aksi korporasi seperti pemecahan saham (stock split) atau penggabungan saham (reverse stock split). Langkah ini memastikan eksposur ekonomi pengguna tetap selaras dengan saham induknya.
Fungsionalitas token saham kini diperluas ke dalam sistem margin dan akun terpadu di dalam ekosistem Bitget. Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa volume kumulatif perdagangan spot saham tokenisasi di platform mereka telah menembus US$ 1 miliar pada Januari 2026.
Sebelumnya, pada Desember 2025, Bitget mencatat kontribusi sebesar 89% terhadap volume perdagangan saham tokenisasi yang diterbitkan oleh Ondo. Pada fase awal peluncuran ini, tersedia 36 aset berbasis saham dan ETF populer, termasuk Apple, Amazon, Meta, Tesla, Alphabet, Nvidia, Microsoft, serta ETF QQQ.
"Ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang tengah dibangun oleh kripto untuk menghubungkan pasar global. Menjelang tahun 2030, kita mungkin akan melihat lebih dari 10% aset keuangan global ditokenisasi," ujar Gracy Chen, CEO Bitget, dalam keterangannya, Jumat (5/6).