Raksasa dirgantara Boeing menyepakati pembelian 20.000 ton layanan penghapusan karbon dioksida (CDR) berdurasi panjang melalui platform Supercritical pada Jumat (1/5/2026). Kesepakatan ini melibatkan proyek biochar dan pelapukan batuan di sejumlah negara berkembang untuk menetralkan emisi sisa perjalanan dinas perusahaan.
Langkah strategis ini dilansir dari Lestari sebagai bagian dari komitmen Boeing dalam memitigasi dampak lingkungan pada rantai bisnisnya. Metode biochar dan pelapukan batuan (ERW) dipilih karena kemampuannya untuk dikembangkan dalam skala besar serta ketersediaan bahan baku yang melimpah di alam.
Supercritical melakukan penyaringan ketat terhadap lebih dari 200 proyek global menggunakan 118 kriteria ilmiah untuk memastikan kualitas kredit karbon bagi Boeing. Proses seleksi tersebut menghasilkan enam penyedia layanan terpilih yang beroperasi di Brasil, Bolivia, Namibia, dan India, termasuk perusahaan Exomad Green dan NetZero.
CEO Supercritical Michelle You menjelaskan bahwa perusahaan yang berpikiran maju saat ini lebih mengutamakan penentuan kriteria kualitas di awal pengadaan. Hal ini dilakukan demi menjamin integritas proyek penghapusan karbon yang akan didukung oleh para pembeli besar.
"Banyak pembeli biasanya hanya memilih proyek yang sudah tersedia di daftar pendek mereka. Namun, perusahaan-perusahaan yang lebih maju sekarang memulai dengan menentukan kriteria kualitas terlebih dahulu. Mereka mempercayai standar tinggi yang dimiliki mitra pengadaan mereka untuk mencari atau membangun kumpulan proyek yang memenuhi syarat tersebut," ungkap Michelle You, CEO Supercritical.
Platform Supercritical memposisikan diri sebagai infrastruktur pasar yang melakukan verifikasi mendalam terhadap kesiapan operasional dan permanensi penyimpanan karbon. Michelle menegaskan bahwa proses audit yang mereka lakukan untuk Boeing menunjukkan perbedaan nyata antara perantara biasa dengan platform pasar yang terstandardisasi.
"Itu yang kami lakukan untuk Boeing. Kami memeriksa lebih dari 200 proyek dengan kerangka kerja kami, dan hanya proyek-proyek yang terpilih inilah yang berhasil lolos. Inilah perbedaan antara sekadar perantara yang menjual proyek dengan platform pasar yang membangun infrastruktur pasar yang benar," tambahnya.
Investasi terbaru ini menambah portofolio Boeing yang sebelumnya telah membeli 80.000 ton layanan CDR dari Grassroots Carbon dan Carbonfuture. Sejak tahun 2024, perusahaan telah mengadopsi prinsip memprioritaskan pengurangan emisi langsung sebelum menggunakan opsi penghapusan karbon sebagai solusi terakhir.
Wakil Presiden Keberlanjutan Perusahaan Global Boeing Allison Melia menekankan pentingnya standar integritas tinggi dalam industri penghapusan karbon. Menurutnya, akses terhadap kredit karbon yang telah teruji secara ilmiah sangat krusial di tengah meningkatnya permintaan perjalanan udara secara global.
"Kami berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan industri penerbangan yang bertanggung jawab. Penghapusan karbon dengan standar integritas tinggi adalah kunci untuk memotong emisi bersih saat permintaan perjalanan udara global terus meningkat. Kerja sama kami dengan Supercritical mendukung tujuan tersebut dengan memperluas akses ke kredit penghapusan karbon yang berkualitas tinggi, beragam, dan telah teruji secara ilmiah," papar Allison Melia, Wakil Presiden Keberlanjutan Perusahaan Global Boeing.
Selain memberikan manfaat iklim, proyek-proyek biochar dan ERW yang didukung Boeing ini diklaim mampu meningkatkan kesehatan tanah serta produktivitas hasil pertanian. Boeing terus melakukan upaya sukarela untuk mengimbangi emisi dari pabrik dan fasilitas operasional mereka yang telah dimulai sejak empat tahun silam.