Botanic Villa NavaPark Laku Keras Meski Dibanderol Rp 89 Miliar

Botanic Villa NavaPark Laku Keras Meski Dibanderol Rp 89 Miliar

Pasar properti kelas atas di wilayah penyangga Jakarta terus menunjukkan ketangguhan yang signifikan di tengah dinamika ekonomi. Hal ini dibuktikan melalui kesuksesan Botanic Villa, proyek kolaborasi antara Sinarmas Land dan Hongkong Land di kawasan NavaPark, BSD City.

Seperti dikutip dari Kompas, hunian mewah tersebut berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 14 unit eksklusif dalam waktu kurang dari lima bulan sejak diluncurkan. Fenomena ini menarik perhatian karena unit dengan lahan terluas justru menjadi yang paling cepat habis diperebutkan oleh para pembeli.

Penerapan prinsip kelangkaan menjadi kunci utama dibalik penyerapan pasar yang sangat kilat tersebut. Botanic Villa menyasar ceruk pasar spesifik dengan harga unit yang dibanderol mulai dari Rp 50 miliar hingga menembus angka Rp 89 miliar.

Secara teknis, setiap hunian dirancang dengan luas bangunan mencapai 744 meter persegi. Bangunan megah ini berdiri di atas lahan yang luasnya membentang hingga 1.024 meter persegi, menawarkan ruang yang sangat lapang bagi penghuninya.

Herry Hendarta, Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinarmas Land, menjelaskan bahwa saat ini telah terjadi pergeseran selera pada konsumen strata tertinggi. Menurutnya, antusiasme pembeli mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap produk yang memiliki kurasi detail.

"Tipe terbesar justru paling diminati dan lebih awal habis terjual. Ini membuktikan bahwa pasar kelas atas sekarang semakin mengedepankan volume ruang, privasi mutlak, dan eksklusivitas yang tidak bisa ditemukan di proyek lain," ujar Herry.

Arsitektur Botanic Villa dikerjakan oleh firma Park + Associates asal Singapura yang pernah memenangkan World Architecture Festival. Desain yang diusung memadukan material mewah dengan fungsionalitas ruang yang memaksimalkan masuknya pencahayaan alami.

Fasilitas di dalam rumah mencakup arrival pavilion dan inner courtyard yang memperkuat kesan kemegahan hunian. Selain itu, terdapat lima kamar tidur yang masing-masing dilengkapi dengan balkon pribadi guna memastikan privasi setiap anggota keluarga.

Standar baru kesadaran lingkungan juga diterapkan melalui penggunaan kaca low-e serta panel surya pada setiap unit. Hunian ini terintegrasi langsung dengan Botanic Park seluas 10 hektar dan berdekatan dengan kawasan D-HUB yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Aksesibilitas kawasan ini didukung oleh jaringan Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja), Tol JORR 2, serta koneksi langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta. Keberhasilan penjualan ini mendorong pengembang untuk terus mengeksplorasi potensi pasar residensial ultra-mewah.

Menanggapi tingginya permintaan yang belum terpenuhi, Sinarmas Land kini tengah menyiapkan produk baru yang direncanakan meluncur pada Mei 2026. Produk mendatang diklaim akan menetapkan standar kualitas hidup yang lebih tinggi bagi segmen pasar puncak.

"Kami sedang menyiapkan produk residensial terbaru berkonsep ultra-luxury yang akan diluncurkan pada bulan Mei 2026. Produk ini dirancang untuk menetapkan standar baru dalam kualitas hidup bagi segmen paling puncak di industri properti," pungkas Herry.

Artikel terkait

Rekomendasi