Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi mengakuisisi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan porsi kepemilikan di bawah 1 persen melalui pasar sekunder pada Rabu (6/5/2026). Langkah investasi institusi pengelola dana milik pemerintah tersebut dikonfirmasi langsung oleh manajemen perseroan sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem teknologi nasional.
Pembelian saham dilakukan melalui bursa saham untuk memperkuat portofolio investasi negara pada sektor digital tanah air. Dilansir dari Suara, meskipun jumlah saham yang dicaplok tergolong minoritas, aksi korporasi ini dipandang sebagai validasi terhadap kinerja finansial GOTO yang mulai menunjukkan tren positif.
Manajemen GOTO menyatakan keterbukaan terhadap masuknya investasi dari lembaga pemerintah tersebut ke dalam struktur pemegang saham mereka. Pihak perusahaan mengapresiasi langkah strategis Danantara yang mengeksekusi transaksi melalui mekanisme pasar reguler.
"Perseroan menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana juga investasi dari seluruh pemangku kepentingan lainnya," ujar R A Koesoemohadiani, Corporate Secretary GOTO.
Keputusan investasi ini dinilai sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan jangka panjang perusahaan di tengah persaingan industri teknologi yang ketat. Manajemen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas operasional dan transparansi kepada para investor.
"Perseroan menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana juga investasi dari seluruh pemangku kepentingan lainnya," ujar Koesoemohadiani.
Selain mengenai investasi baru, GOTO juga mempertegas kepatuhannya terhadap regulasi keterbukaan informasi yang ditetapkan oleh otoritas pasar modal. Perusahaan secara berkala memberikan laporan terkait profil pemegang saham kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjaga akuntabilitas.
"Sesuai ketentuan BEI, informasi tersebut bersifat privat dan disampaikan secara terbatas kepada bursa," tutup Koesoemohadiani.
Investasi oleh BPI Danantara ini bertepatan dengan pencapaian laba perdana GOTO sebesar Rp257,9 miliar yang bersumber dari pendapatan komisi dan pertumbuhan sektor fintech. Saat ini, kepemilikan saham oleh Danantara masih berada di level minoritas namun tetap menjadi catatan penting dalam struktur permodalan perseroan.