PT Brantas Abipraya (Persero) mempercepat pembangunan Sistem Tata Air Pompa Daan Mogot sebagai upaya memperkuat pengendalian banjir di Jakarta Barat. Proyek untuk Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta ini mencakup pembangunan rumah pompa di titik Depag, KM 13, KM 13A, dan KM 13B.
Seperti diberitakan oleh Detik Finance, pengerjaan tersebut juga meliputi pembuatan saluran pendukung serta crossing utilitas di kawasan Jalan Daan Mogot. Progres pengerjaan konstruksi ini terus menunjukkan perkembangan yang positif hingga memasuki minggu ke-20.
Aktivitas konstruksi di sejumlah titik di sepanjang koridor Daan Mogot diakui memicu penyempitan jalan sementara yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas. Pihak korporasi menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari peningkatan sistem pengendalian banjir.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat adanya penyempitan badan jalan di beberapa titik pekerjaan proyek ini. Namun demikian, pekerjaan ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan sistem pengendalian banjir di kawasan Daan Mogot dan sekitarnya," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).
Pemasangan rambu sementara, traffic barrier, serta penempatan petugas di lapangan dilakukan pada titik-titik tertentu demi menjaga keamanan area konstruksi. Langkah tersebut diterapkan guna mendukung kelancaran pengerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Upaya meminimalkan dampak pekerjaan terhadap mobilitas masyarakat terus dilakukan melalui pengaturan area kerja secara bertahap dan terukur. Fokus penataan tersebut terutama diarahkan pada titik-titik yang berada dekat dengan akses utama publik.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar area proyek, memperhatikan rambu sementara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Dukungan dan pengertian masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran pembangunan infrastruktur pengendalian banjir ini," tambah Dian Sovana.
Pembangunan sistem tata air pompa ini ditegaskan menjadi bagian dari langkah memperkuat infrastruktur pengendalian banjir di Jakarta. Wilayah Daan Mogot menjadi fokus utama karena selama ini dinilai rawan tergenang saat terjadi hujan deras.
Secara rinci, proyek ini mencakup pembangunan rumah pompa dengan berbagai kapasitas, saluran gendong sisi utara dan selatan sepanjang sekitar dua kilometer. Selain itu, terdapat pula pengerjaan saluran crossing di Jalan Raya Daan Mogot.
Pihak Brantas Abipraya menyatakan optimisme bahwa proyek infrastruktur ini dapat selesai tepat waktu sesuai target. Target penyelesaian tersebut dikejar dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta kenyamanan warga di sekitar lokasi proyek.