PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperluas jangkauan investasi syariah masyarakat melalui pemasaran dua produk reksa dana unggulan dari Syailendra Capital pada Selasa (26/5/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat layanan wealth management perseroan.
Dua instrumen keuangan yang ditawarkan meliputi Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). Penetrasi produk menyasar segmen ritel hingga ke berbagai daerah dengan memanfaatkan luasnya jaringan distribusi yang dimiliki bank tersebut, dilansir dari Keuangan.
Kerja sama ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang perseroan untuk menyediakan alternatif penempatan dana yang aman. Pihak manajemen berkomitmen meningkatkan inklusi keuangan berbasis syariah di Indonesia.
"Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami ingin menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat," ujar Aris dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menjelaskan bahwa kemitraan tersebut bertujuan memperbesar basis investor lokal. Penambahan varian produk ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
Terkait spesifikasi produk, SSMMF mengalokasikan asetnya pada instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah dengan jatuh tempo di bawah satu tahun. Produk jangka pendek dengan risiko rendah dan likuiditas tinggi ini mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99% per 30 April 2026, dengan batas minimum pembelian senilai Rp 50.000.
Di sisi lain, SSFIF bergerak sebagai reksa dana pendapatan tetap syariah yang memfokuskan portofolionya pada sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Instrumen untuk investor bermonitor risiko moderat ini mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58% hingga 30 April 2026, serta bisa dibeli mulai dari Rp 10.000.