BRI Tawarkan KPR Solusi Suku Bunga Mulai Dua Koma Lima Persen

BRI Tawarkan KPR Solusi Suku Bunga Mulai Dua Koma Lima Persen

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyediakan program BRI KPR Solusi dengan tawaran bunga kredit mulai dari 2,5 persen untuk pembelian aset lelang maupun nonlelang, Selasa (2/6/2026).

Langkah agresif dalam penyaluran kredit pemilikan rumah ini menyasar berbagai jenis properti seperti rumah tinggal, apartemen, ruko, rukan, hingga aset agunan hasil lelang, sebagaimana dilansir dari Keuangan.

Perluasan akses pembiayaan properti melalui program ini dijadwalkan berlangsung sampai 30 Juni 2026 untuk mendorong kepemilikan hunian dan aset investasi masyarakat.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam menghadirkan solusi pembiayaan properti yang terjangkau.

"BRI terus menghadirkan solusi pembiayaan yang adaptif dan kompetitif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk dalam kepemilikan properti. Melalui BRI KPR Solusi, kami ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan dengan proses yang terpercaya, pilihan tenor yang fleksibel, serta suku bunga menarik," ujar Aris Hartanto, Direktur Consumer Banking BRI.

Pemberian promo suku bunga fixed ini ditujukan bagi segmen Layanan Nasabah Prima (LNP), payroll perusahaan kerja sama BRI, dan BRI Group.

Pilihan bunga yang disediakan mencakup fixed 2,5 persen untuk satu tahun dengan minimal tenor tiga tahun, fixed 3,45 persen untuk tiga tahun dengan minimal tenor 10 tahun, dan fixed 3,55 persen untuk lima tahun dengan minimal tenor 15 tahun.

Masa berlaku bunga promo tersebut akan digantikan oleh suku bunga yang berlaku atau counter rate setelah periode fixed berakhir.

Skema bunga berjenjang dengan tenor hingga 20 tahun juga disiapkan guna memberikan kepastian cicilan pada masa awal kredit demi membantu pengelolaan arus kas nasabah.

Kemudahan akses informasi mengenai aset lelang turut difasilitasi oleh perbankan melalui situs resmi infolelang.bri.co.id beserta penyederhanaan proses pengajuan kredit.

Karyawan maupun nasabah umum dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini dengan ketentuan biaya provisi mulai 0,5 persen dari plafon kredit serta biaya administrasi mulai Rp500.000 atau 0,1 persen dari plafon.

Ketentuan uang muka tetap mengikuti aturan pembiayaan yang berlaku, sementara penalti pelunasan dipercepat dikenakan sebesar 2,5 persen untuk pelunasan sebagian dan 5 persen untuk pelunasan penuh.

Pihak manajemen menyatakan optimisme yang tinggi bahwa program stimulus ini mampu menggerakkan pasar properti di Indonesia secara signifikan.

"BRI optimistis program BRI KPR Solusi dapat menjadi alternatif pembiayaan properti yang menarik bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan sektor properti nasional," pungkas Aris Hartanto, Direktur Consumer Banking BRI.

Artikel terkait

Rekomendasi