PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN secara resmi memperluas jangkauan layanan pembiayaan di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan pemerintah daerah dan sejumlah instansi strategis setempat.
Bank plat merah ini tidak lagi hanya memberikan fokus pada kredit pemilikan rumah (KPR). Melalui kerja sama terbaru, BTN kini menyiapkan dukungan finansial bagi sektor UMKM hingga pembangunan berbagai sektor infrastruktur strategis di daerah tersebut.
Dikutip dari Suara, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari misi perseroan. Tujuannya adalah memacu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Nixon menilai Tapanuli Utara memiliki kekuatan ekonomi yang besar berkat dukungan sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan. Selain itu, potensi pariwisata di kawasan Danau Toba menjadi motor penggerak ekonomi yang sangat signifikan.
"Ekonomi Tapanuli Utara sangat kuat ditopang sektor-sektor produktif. Pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sekitar 45 persen terhadap ekonomi daerah. Disusul sektor perdagangan sekitar 16 persen serta konstruksi sekitar 13 persen," ujar Nixon.
Aktivitas ekonomi di wilayah ini menunjukkan tren positif berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Tercatat pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara mencapai angka 4,58 persen pada tahun 2025, menyusul kenaikan sebesar 4,77 persen pada periode 2024.
BTN memanfaatkan momentum pengembangan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas Nasional untuk meningkatkan layanan perbankan. Perseroan memproyeksikan kebutuhan pembiayaan akan terus melonjak seiring meningkatnya konektivitas di kawasan tersebut.
"BTN ingin hadir menjadi bagian yang mendukung pertumbuhan tersebut. Hari ini BTN tidak hanya berbicara tentang pembiayaan perumahan, tetapi juga fokus menjadi ecosystem enabler melalui strategi BTN Beyond Mortgage," terang Nixon.
Melalui nota kesepahaman ini, BTN akan mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah serta memperkuat sistem transaksi layanan publik. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) melalui sistem perbankan yang lebih modern.
Cakupan kerja sama ini juga menyentuh layanan operasional pada RSUD Tarutung dan Perumda Mual Na Tio. BTN berperan dalam mendukung efisiensi operasional perusahaan daerah serta memberikan kemudahan akses perbankan bagi tenaga medis dan karyawan.
Bagi masyarakat umum dan aparatur sipil negara (ASN), BTN telah menyiapkan skema KPR subsidi maupun non-subsidi. Fasilitas pembiayaan ini dirancang untuk mempermudah kepemilikan hunian di tengah perkembangan ekonomi wilayah yang semakin pesat.
"Dengan potensi ekonomi Tapanuli Utara yang terus tumbuh, BTN ingin hadir bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai partner pertumbuhan dan pemberdayaan masyarakat Tapanuli Utara," pungkasnya.