Cakupan Imunisasi Anak di Aceh Rendah Akibat Isu Konspirasi Asing

Cakupan Imunisasi Anak di Aceh Rendah Akibat Isu Konspirasi Asing

Cakupan imunisasi anak di Provinsi Aceh menjadi salah satu yang paling rendah di Indonesia, sehingga menempatkan wilayah ini dalam posisi tinggi untuk angka anak yang tidak pernah divaksin sama sekali atau zero dose. Dilansir dari Detik Health, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) tahun 2025 menunjukkan capaian imunisasi bayi lengkap di Aceh berada di urutan ketiga dari bawah, berada di atas Papua Tengah dan Papua Pegunungan.

Anak-anak yang menyandang status zero dose tidak pernah mendapatkan satu pun imunisasi rutin sejak lahir. Kondisi ini memperbesar risiko penularan penyakit berbahaya seperti campak, polio, difteri, hingga hepatitis B pada anak.

Faktor kepercayaan masyarakat disinyalir menjadi pemicu utama tingginya angka tersebut, selain persoalan akses terhadap fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis anak, dr Aslinar, SpA.

"Bahwa imunisasi itu bisa untuk melemahkan generasi muslim di masa mendatang. Jadi mereka (antivaksin) mikirnya bahwa itu adalah konspirasi orang non-muslim, konspirasi kafir gitu untuk melemahkan muslim," kata dr Aslinar dalam media briefing 'Mengejar Anak Zero Dose Imunisasi di Kota Banda Aceh', Kamis (21/5/2026).

Pihak medis menegaskan bahwa asumsi tersebut keliru dan telah berulang kali dibantah. Program imunisasi juga diterapkan di negara-negara Barat dan wilayah dengan mayoritas penduduk muslim, bukan hanya di Indonesia.

"Contohnya kalau kita kuliah di luar negeri S-2 atau S-3 yang membawa anak, itu diminta kelengkapan vaksinnya. Kalau nggak lengkap, nggak bisa sekolah di sana," katanya.

Secara nasional, Indonesia masih menghadapi kendala besar dalam menuntaskan program imunisasi. Merujuk data WHO dan UNICEF 2024, Indonesia menempati posisi keenam di dunia terkait jumlah anak dengan status zero dose terbanyak.

Administrator Kesehatan Ahli Madya Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan, Edy Hariyanto, mengonfirmasi ada jutaan anak di dalam negeri yang belum tersentuh imunisasi dasar.

"Indonesia berada di urutan sixth dunia dengan angka zero dose tertinggi," kata Edy.

Data Direktorat Imunisasi Kemenkes mencatat sebanyak 372.965 anak masuk kategori zero dose pada 2023. Jumlah ini mengalami kenaikan menjadi 973.378 anak pada 2024, dan bertahan di angka 959.990 anak pada 2025.

Aceh menyumbang porsi yang cukup signifikan terhadap akumulasi angka zero dose nasional. Kasus anak zero dose di Aceh naik menjadi 61.440 anak pada 2025, setelah sebelumnya tercatat 52.664 anak pada 2023 dan 58.143 anak pada 2024.

Artikel terkait

Rekomendasi