Membersihkan kotoran atau urine tikus dengan cara langsung disapu sangat tidak disarankan karena dapat membuat partikel halus dan virus beterbangan ke udara lalu masuk ke saluran pernapasan. Panduan ini menjelaskan cara membersihkan area yang terkontaminasi kotoran tikus secara aman sesuai rekomendasi CDC dan WHO untuk meminimalkan risiko infeksi.
Yang Dibutuhkan:
- Cairan disinfektan rumah tangga (mengandung alkohol, hidrogen peroksida, atau sodium hypochlorite) atau cairan pembersih lantai sebagai alternatif
- Sarung tangan
- Air mengalir dan sabun
Langkah-Langkah Pembersihan:
Peringatan Keselamatan: Pastikan rumah memiliki ventilasi atau sirkulasi udara yang baik untuk mengurangi paparan uap bahan kimia. Selalu gunakan sarung tangan karena cairan disinfektan tidak boleh terkena kulit secara langsung dalam waktu lama untuk menghindari iritasi, kulit kering, rasa perih, atau kemerahan. Gunakan produk sesuai petunjuk pada label kemasan.
- Semprot area yang terkena urine atau kotoran tikus menggunakan cairan disinfektan (atau cairan pembersih lantai jika disinfektan tidak tersedia) hingga benar-benar basah.
- Diamkan cairan selama beberapa menit agar bahan aktif dalam disinfektan dapat bekerja optimal merusak lapisan luar mikroorganisme dan menonaktifkan virus atau bakteri.
- Bersihkan kotoran tikus yang telah dibasahi tersebut secara hati-hati agar partikel tidak menyebar ke udara.
- Segera cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah selesai melakukan proses pembersihan agar sisa cairan kimia tidak menempel di kulit.