Menghitung premi asuransi kesehatan non BPJS membutuhkan pemahaman menyeluruh mengenai cara perusahaan menentukan biaya perlindungan agar Anda mendapatkan premi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.
Yang Dibutuhkan:
- Data usia peserta
- Informasi riwayat medis dan kondisi kesehatan
- Data kebiasaan hidup dan jenis pekerjaan
- Daftar manfaat asuransi yang diinginkan
- Data pendapatan bulanan
Tips Sebelum Menghitung:
Perhatikan bahwa perhitungan detail mengikuti kebijakan masing-masing perusahaan asuransi. Anda dapat meminta penjelasan dan ilustrasi perhitungan premi resmi kepada petugas asuransi sebelum mendaftar. Pilihlah premi ideal di kisaran 5 hingga 10 persen dari pendapatan bulanan agar tidak membebani keuangan jangka panjang.
Tentukan Premi Dasar Berdasarkan Usia
Perusahaan menggunakan tabel aktuaria untuk menentukan premi sesuai usia peserta. Sebagai contoh, premi dasar untuk kelompok usia 30 tahun ditetapkan sebesar Rp200.000 per bulan.
Lakukan Penyesuaian Berdasarkan Kondisi Kesehatan
Perusahaan menilai riwayat penyakit calon peserta. Jika peserta tidak memiliki riwayat penyakit berat, tidak dikenakan tambahan premi sehingga nilai premi tetap Rp200.000.
Hitung Tambahan Nilai Pertanggungan Manfaat
Pilihan batas pertanggungan tahunan yang tinggi akan meningkatkan biaya. Memilih manfaat rawat inap dengan batas pertanggungan Rp300 juta per tahun akan meningkatkan nilai premi sebesar 60 persen.
Tambahkan Biaya Berdasarkan Jenis Kamar
Pilihan kelas kamar perawatan memengaruhi struktur biaya. Memilih jenis kamar rawat inap kelas standar biasanya menambah nilai premi sekitar 15 persen.
Terapkan Penyesuaian Risiko Tambahan
Perusahaan menilai risiko kebiasaan hidup dan jenis pekerjaan peserta. Jika peserta memiliki pekerjaan berisiko rendah dan tidak merokok, tidak ada tambahan premi (0 persen). Jika pekerjaan berisiko tinggi, perusahaan dapat menambah premi sekitar 10 hingga 20 persen. Hasil akhir perhitungan contoh simulasi ini menghasilkan nilai premi sebesar Rp368.000 per bulan.