Dokter Bobby Arfhan Anwar Bagikan Cara Olah Daging Kambing Rendah Kolesterol

Dokter Bobby Arfhan Anwar Bagikan Cara Olah Daging Kambing Rendah Kolesterol

Mengolah daging kambing agar rendah kolesterol dapat dilakukan dengan memilih bagian rendah lemak, membuang lemak putih berlebih, serta menerapkan metode memasak sehat. Pola pengolahan ini menjaga hidangan tetap aman dikonsumsi tanpa memicu lonjakan lemak jahat.

Daging kambing kerap dihindari saat momen Idul Adha karena dikhawatirkan memicu kolesterol tinggi. Padahal, seperti dilansir dari Suara, bahan pangan ini tetap dapat dinikmati secara sehat apabila diolah dengan metode yang tepat.

Metode pengolahan sehat ini sebenarnya telah lama diterapkan oleh masyarakat Arab. Mereka terbiasa memasak daging dengan cara merebus, memanggang secara perlahan, serta memadukannya bersama rempah-rempah dan sayuran, alih-alih menggorengnya dengan minyak banyak.

Dokter Spesialis Jantung Konsultan Kardiologi Intervensi, dr Bobby Arfhan Anwar, menerangkan bahwa pemilihan bahan baku hingga teknik memasak berdampak besar pada kadar lemak dan kesehatan jantung. Penjelasan ini dikutip dari unggahan akun Instagram miliknya pada Rabu (27/5/2026).

Langkah awal dimulai dari pemilihan bagian tubuh kambing yang akan dimasak. Menurut dr Bobby Arfhan Anwar, bagian paha atau has luar lebih disarankan karena memiliki kandungan lemak yang cenderung lebih rendah daripada area lainnya.

Lapisan lemak berwarna putih yang menempel pada daging juga sebaiknya disisihkan sebelum proses memasak dimulai. Kendati demikian, sebagian kecil lemak tetap boleh disisakan demi mempertahankan cita rasa gurih alami pada masakan.

Penerapan Teknik Memasak Khas Timur Tengah

Kebiasaan masyarakat Arab dalam mengolah daging kambing bertumpu pada teknik memasak yang minim penggunaan minyak. Hidangan lebih sering diolah menjadi piringan rebusan, panggangan lambat, atau sup kaya rempah.

Masyarakat disarankan untuk menghindari proses menggoreng atau memasak dengan minyak dalam jumlah banyak. Pilihan metode yang lebih aman untuk tubuh meliputi merebus, mengukus, atau membakar.

Penggunaan panci presto atau metode slow cook juga dinilai lebih sehat karena mampu melunakkan tekstur daging tanpa memerlukan lemak tambahan. Teknik ini sangat sesuai untuk menu berkuah seperti sup kambing berkaldu ringan.

Masyarakat Arab juga terbiasa menghidangkan daging bersama salad segar, tomat, mentimun, serta sayuran panggang. Kombinasi makanan pendamping tersebut berfungsi menyeimbangkan kadar asupan lemak yang masuk ke tubuh.

Namun, proses pemanggangan daging harus diperhatikan agar tidak sampai gosong. Bagian daging yang hangus berisiko memicu kemunculan zat karsinogenik yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Pengurangan Santan dan Bumbu Instan

Kuliner kambing di Indonesia sering kali memanfaatkan santan kental dan minyak berlebih, seperti pada hidangan gulai atau tongseng. Campuran bahan tambahan ini berpotensi meningkatkan kadar lemak jenuh pada masakan.

Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi pemakaian santan berlebihan, membatasi gula serta kecap manis, hingga meminimalkan penggunaan minyak, margarin, atau mentega.

Penggunaan penyedap rasa buatan juga perlu dibatasi demi menjaga kesehatan organ jantung.

Sebagai alternatif, bumbu dapat dialihkan pada kekayaan rempah alami seperti jintan, kapulaga, kayu manis, lada hitam, dan bawang putih untuk memperkuat rasa hidangan.

Kombinasi Serat dari Sayur dan Buah

Keseimbangan nutrisi saat mengonsumsi daging kambing dapat dicapai dengan menambahkan porsi sayuran yang cukup ke dalam menu harian.

Kandungan serat yang tinggi pada sayur efektif membantu mengendalikan proses penyerapan lemak di dalam tubuh. Sajian daging juga lebih ideal dinikmati bersama nasi merah karena memiliki kadar serat lebih tinggi dan indeks glikemik lebih rendah dibandingkan nasi putih.

Konsumsi buah-buahan segar sebagai hidangan pelengkap juga sangat dianjurkan untuk mendampingi menu utama.

Pembatasan porsi makan tetap menjadi poin krusial meski daging telah diolah dengan cara yang sehat. Kunci utama dalam menjaga kesehatan tubuh adalah mengonsumsi hidangan dalam jumlah secukupnya dan tidak berlebihan.

Artikel terkait

Rekomendasi