PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai dengan nilai total mencapai Rp1,39 triliun kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Selasa, 12 Mei 2026, dilansir dari Stocksetup.
Langkah korporasi ini didasarkan pada pencapaian kinerja keuangan emiten berkode saham CITA tersebut sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perusahaan tercatat berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp2,39 triliun.
Selain perolehan laba bersih tersebut, perseroan memiliki saldo laba ditahan yang belum dibatasi penggunaannya sebesar Rp7,05 triliun. Kekuatan finansial emiten tambang ini juga didukung oleh total ekuitas perusahaan yang menyentuh angka Rp8,76 triliun.
“Total nilai dividen yang dibagikan ialah Rp 1.392.000.000.000. Nilai dividen per saham mencapai Rp 351 per saham,” ujar Yusak dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).
Pernyataan resmi dari Corporate Secretary CITA, Yusak Lumba Pardede tersebut menegaskan rincian nominal yang akan diterima oleh setiap pemilik saham. Pengumuman ini langsung memicu perhatian para pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengincar imbal hasil tinggi.
Pada penutupan perdagangan Rabu, 13 Mei 2026, saham CITA ditutup pada level Rp3.490 per saham setelah mengalami penurunan sebesar 1,13% dalam satu hari. Secara akumulatif sejak awal tahun 2026, pergerakan harga saham perusahaan telah mengalami koreksi sebesar 21,92%.
Kendati mengalami penurunan harga, rasio dividen terhadap harga saham saat ini atau dividend yield CITA tercatat berada di kisaran 10,06%. Persentase imbal hasil yang menyentuh dua digit ini membuat instrumen investasi CITA kembali masuk dalam radar pantauan para pemburu dividen.
Manajemen menjadwalkan batas akhir pendaftaran pemegang saham yang berhak menerima keuntungan tunai ini jatuh pada tanggal 26 Mei 2026. Sementara itu, proses realisasi pembayaran dividen tunai kepada investor dijadwalkan akan dituntaskan seluruhnya pada 17 Juni 2026.