CIMB Niaga Auto Finance Salurkan Pembiayaan Rp 1,97 Triliun

CIMB Niaga Auto Finance Salurkan Pembiayaan Rp 1,97 Triliun

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membukukan penyaluran pembiayaan baru untuk kendaraan roda empat sebesar Rp 1,97 triliun hingga April 2026 di tengah tantangan ekonomi nasional. Nilai pembiayaan tersebut mencakup penyaluran untuk kendaraan baru maupun bekas seperti dilansir dari Keuangan pada Selasa (2/6/2026).

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menjelaskan bahwa pembiayaan kendaraan bermotor masih menjadi penopang utama pertumbuhan industri multifinance saat ini. Meski demikian, laju pertumbuhan pembiayaan kendaraan pada tahun ini diperkirakan berpotensi berjalan lebih moderat akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang memengaruhi permintaan pasar.

“Pelemahan rupiah secara jangka pendek berpotensi memberikan dampak terhadap industri pembiayaan, khususnya pada permintaan pembiayaan kendaraan yang mungkin akan mengalami perlambatan,” ujar Ristiawan Suherman, Presiden Direktur CNAF.

Kenaikan harga kendaraan yang dipicu oleh pelemahan mata uang rupiah juga berpotensi menekan permintaan pembiayaan secara keseluruhan. Dampak lanjutan dari kondisi ini diperkirakan dapat meningkatkan risiko kualitas pembiayaan jika kemampuan bayar nasabah ikut mengalami penurunan.

CNAF memproyeksikan industri otomotif masih akan menghadapi berbagai tekanan ekonomi di sisa tahun 2026 ini. Kendati demikian, peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan secara moderat dinilai tetap ada seiring dengan harapan membaiknya daya beli masyarakat.

Langkah antisipasi dilakukan manajemen dengan menerapkan strategi bisnis yang lebih pruden serta berfokus pada segmen nasabah yang memiliki kapasitas pembayaran yang baik. Pemantauan portofolio pembiayaan juga diperkuat secara berkala demi memitigasi risiko di masa depan.

“Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi saat ini,” kata Ristiawan Suherman, Presiden Direktur CNAF.

Artikel terkait

Rekomendasi