Infeksi akibat gigi berlubang dikonfirmasi dapat menyebar hingga memicu masalah serius pada organ jantung serta organ vital lainnya. Penegasan mengenai korelasi medis ini disampaikan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siloam Hospitals, Prof Dr dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K), di Kabupaten Tangerang pada Senin (18/5/2026), dilansir dari Detik Health.
Eradikasi infeksi gigi atau tindakan medis menyeluruh untuk membasmi tuntas bakteri penyebab infeksi hingga ke akar sumbernya menjadi langkah krusial yang wajib dilakukan. Tindakan ini sangat penting bagi pasien guna mencegah penyebaran bakteri yang dapat memicu komplikasi fatal.
Prof Antonia menegaskan bahwa hubungan antara masalah gigi berlubang dan gangguan jantung merupakan sebuah fakta medis dan bukan sekadar mitos di masyarakat.
"Fakta! Jadi kami pada pasien-pasien, bahkan kami mau melakukan tindakan, kami harus cek dan membersihkan, istilahnya eradikasi infeksi gigi," kata Prof Antonia.
Dampak dari penyebaran bakteri dari jaringan gigi yang rusak ini ternyata tidak hanya terbatas pada gangguan sistem kardiovaskular saja.
"Bukan hanya pengaruh ke jantung ya, bisa ke otak, ke pankreas, dan sebagainya," tegasnya.
Selain menjaga kesehatan gigi, generasi muda juga diimbau untuk menerapkan gaya hidup aktif, menjaga pola makan sehat, serta mengelola stres dengan baik demi menjaga kesehatan jantung hingga usia lanjut.
"Jangan mager, jangan scroll (gadget) saja kerjanya. Tetapi mondar-mandir. Scroll pun kalau kerjaan kita alasannya 'itu kan kerjaan saya', ya scroll sambil mondar-mandir," tutupnya.