Dewan Komisaris Pertamina Cek Kualitas Layanan SPBU Bali

Dewan Komisaris Pertamina Cek Kualitas Layanan SPBU Bali

Dewan Komisaris Pertamina melakukan kunjungan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bali. Kegiatan ini ditujukan demi memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas di lapangan telah memenuhi standar baku yang ditetapkan.

Beberapa titik yang menjadi sasaran peninjauan meliputi SPBU COCO 51.801.30 Denpasar Timur, SPBU 54.80.115 Renon, serta SPBU 54.801.06 Sanur. Seperti dikutip dari Detik Finance, pemantauan ini menyasar langsung ke pusat-pusat pengisian di jantung Kota Denpasar.

"Bali adalah etalase wisata dunia. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat dan memastikan sejauh mana kesediaan stok BBM, sarana, fasilitas serta kualitas layanan di SPBU di pusat Kota Denpasar," ujar Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Mochamad Iriawan turut memberikan instruksi khusus kepada pihak pengelola agar memperketat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar area kerja. Penekanan juga diberikan kepada para operator agar mengedepankan sikap ramah serta senyum dalam melayani konsumen.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Independen Pertamina Condro Kirono memfokuskan pemantauannya pada kualitas operasional yang ada di SPBU COCO Denpasar. Hasil pengamatan memperlihatkan tren positif berupa tingginya minat masyarakat setempat dalam memilih bahan bakar non-subsidi.

"Saya melihat langsung tadi, berbagai jenis kendaraan, seperti sepeda motor, juga mengantri untuk mengisi Pertamax dan Pertamax Turbo. Saya merasa sosialisasi kepada masyarakat, komunitas otomotif ataupun dealer harus terus dilakukan, agar mereka semakin memahami produk BBM non-subsidi Pertamina membuat kinerja mesin akan lebih bagus dan lebih efisien," urai Condro.

Langkah inovatif juga didorong agar kawasan luar pengisian dapat dimanfaatkan secara optimal bagi pengembangan bisnis komersial lainnya. Kehadiran fasilitas pendukung seperti gerai kopi atau tempat perbelanjaan diharapkan mampu meningkatkan daya tarik fasilitas tersebut.

"Area SPBU tetap dioptimalkan, untuk kemudian digunakan oleh tenat-tenant yang bisa memberikan pendapatan tambahan. Mari lebih berinovasi lagi, kapitalisasi area-area yang masih memungkinkan, agar masyarakat berkunjung ke SPBU tidak saja untuk isi bahan bakar, tapi lebih banyak juga yang berbelanja, ngopi dan sebagainya," urai Condro.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa menyatakan bahwa seluruh masukan yang diperoleh menjadi bahan evaluasi berharga bagi internal korporasi. Hal ini mencakup aspek keandalan energi, standar keselamatan kerja, hingga aspek layanan prima.

"Tentunya banyak masukan untuk kami, agar melakukan perbaikan terhadap layanan SPBU, khususnya yang dikunjungi. Hal ini menjadi cambuk bagi kami di Regional Jatimbalinus untuk bekerja lebih baik saat ini dan di masa mendatang, guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," tutur Iwan Yudha Wibawa.

Artikel terkait

Rekomendasi