PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) menjadwalkan cum date dividen di pasar reguler dan negosiasi pada Selasa, 14 April 2026, sebagai kesempatan terakhir bagi investor untuk mendapatkan hak laba tahun buku 2025. Emiten pengelola jaringan bioskop Cinema XXI ini mengalokasikan total dividen sebesar Rp980 miliar.
Nilai pembagian tersebut setara dengan Rp7 per lembar saham yang mencerminkan hampir seluruh laba bersih perseroan tahun 2025. Dilansir dari Stocksetup, harga saham CNMA yang ditutup pada level Rp112 memberikan potensi yield dividen sebesar 6,25 persen bagi para pemegang sahamnya.
Hingga penghujung tahun 2025, perusahaan tercatat telah mengoperasikan sebanyak 267 bioskop yang menaungi 1.388 layar di 55 kota dan 30 kabupaten di Indonesia. Dominasi pasar ini didukung oleh berbagai lini usaha mulai dari operasional Cinema XXI, The Premiere, IMAX, hingga distribusi film dan penjualan produk makanan.
Berdasarkan data keuangan yang dihimpun dari Bursa Efek Indonesia, CNMA membukukan pendapatan sebesar Rp5,86 triliun sepanjang tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,71 triliun.
Laba kotor perseroan juga mengalami kenaikan menjadi Rp2,75 triliun dari posisi Rp2,66 triliun pada periode 2024. Sementara itu, EBITDA perusahaan tercatat tumbuh tipis menjadi Rp1,84 triliun dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp1,81 triliun.
Meskipun pendapatan mengalami kenaikan, laba bersih CNMA pada tahun 2025 terkoreksi menjadi Rp704,8 miliar dari posisi Rp729,0 miliar pada tahun 2024. Penurunan ini menyebabkan laba bersih per saham berada di angka Rp8,46 per lembar.
Struktur kepemimpinan perusahaan saat ini berdasarkan hasil RUPST 2026 menempatkan Suryo Suherman sebagai Direktur Utama. Dewan Komisaris dipimpin oleh Ongki Wanadjati Dana selaku Komisaris Utama yang merangkap sebagai Komisaris Independen.
| Jabatan | Nama Pengurus |
|---|---|
| Direktur Utama | Suryo Suherman |
| Direktur | Arif Suherman |
| Direktur | Tri Rudy Anitio |
| Direktur | Dody Suhartono |
| Komisaris Utama / Independen | Ongki Wanadjati Dana |
| Komisaris | Melia Suherman |
| Komisaris | Harris Lasmana |
| Komisaris | Sacheen Harris Lasmana |
| Komisaris Independen | Ariani Vidya Sofjan |
| Komisaris | Edwin Surya Winarta |