Emiten komponen otomotif PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp 329,4 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (17/4/2026). Besaran dividen tersebut setara dengan Rp 70 per saham dengan tingkat pengembalian atau yield mencapai 6,8 persen.
Nilai yield tersebut tercatat sekitar tiga kali lipat lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata suku bunga deposito perbankan yang saat ini berada di kisaran 2 hingga 3 persen. Dilansir dari Stocksetup, harga saham DRMA pada penutupan perdagangan Jumat (17/4) berada di level 1.020 atau mengalami kenaikan sebesar 1,49 persen.
Kebijakan alokasi laba ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan keuntungan langsung kepada para investor atas kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso, memberikan penjelasan mengenai tujuan dari langkah strategis tersebut.
"Pembagian dividen ini merupakan upaya DRMA untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham," ujar Irianto Santoso, Presiden Direktur Dharma Polimetal.
Sepanjang tahun 2025, perusahaan membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 12,65 persen menjadi Rp 652,58 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 579,28 miliar. Capaian ini didorong oleh total penjualan bersih yang mencapai Rp 5,93 triliun atau tumbuh 7,81 persen secara tahunan.
Irianto menegaskan bahwa kondisi keuangan internal perusahaan yang sangat kuat menjadi modal utama dalam menentukan besaran pembagian keuntungan kepada pemegang saham di tahun ini.
"Pembagian dividen ini merupakan upaya DRMA untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada para pemegang saham," ujar Irianto Santoso, Presiden Direktur Dharma Polimetal.
Total dividen yang dibayarkan tahun ini mengalami lonjakan hingga 62,8 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 202,4 miliar atau Rp 43 per saham. Irianto menambahkan bahwa manajemen tetap menjaga keseimbangan antara pemberian dividen dengan rencana ekspansi bisnis di masa depan.
"Keputusan pembagian dividen tidak hanya didasari optimisme terhadap prospek bisnis, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan dengan ekspansi jangka panjang," jelas Irianto Santoso, Presiden Direktur Dharma Polimetal.
| Indikator Keuangan | Tahun Buku 2024 | Tahun Buku 2025 |
|---|---|---|
| Penjualan Bersih | Rp 5,50 Triliun | Rp 5,93 Triliun |
| Laba Bersih | Rp 579,28 Miliar | Rp 652,58 Miliar |
| Total Dividen | Rp 202,4 Miliar | Rp 329,4 Miliar |
| Dividen per Saham | Rp 43 | Rp 70 |