East Ventures Rilis Laporan Keberlanjutan 2026 dan Targetkan Net Zero emisi

East Ventures Rilis Laporan Keberlanjutan 2026 dan Targetkan Net Zero emisi

Laporan keberlanjutan tahunan bertajuk Sustainability Report 2026 resmi diluncurkan oleh East Ventures. Seperti dikutip dari Medcom, laporan bertema "Membangun dengan Integritas: Menumbuhkan Nilai melalui Kedisiplinan" tersebut menegaskan komitmen perusahaan modal ventura ini dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan di Indonesia dan Asia Tenggara melalui investasi bertanggung jawab.

Integrasi prinsip keberlanjutan kini menjadi bagian krusial dalam strategi bisnis dan proses pendanaan lintas sektor East Ventures. Selain mengucurkan modal, perusahaan turut memberikan pendampingan strategis, pengembangan kapasitas, hingga penguatan akuntabilitas bagi seluruh startup di dalam jaringan mereka.

Willson Cuaca mengatakan keberlanjutan telah menjadi bagian dari DNA perusahaan sejak awal.

Menurutnya, para founder startup saat ini semakin mengedepankan disiplin operasional dan fokus bisnis yang lebih matang di tengah dinamika industri teknologi.

โ€œEast Ventures akan terus mendukung para founder dengan standar yang semakin tinggi, mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan,โ€ ujarnya.

Melalui pendekatan sector-agnostic, emiten modal ventura ini mengalirkan investasi ke berbagai bidang strategis seperti AI-first, fintech, healthtech, logistik, consumer, hingga climate tech. Ekosistem digital bentukan perusahaan diklaim telah berkontribusi terhadap 16 dari 17 target Perserikatan Bangsa-Bangsa Sustainable Development Goals (SDGs).

Sejumlah inisiatif sosial dan program pengembangan ekosistem digital juga aktif digulirkan. Beberapa proyek utama mencakup program kewirausahaan pelajar My First $1000 di Singapura, pemetaan daya saing lewat East Ventures Digital Competitiveness Index di Indonesia, hingga kompetisi teknologi iklim Climate Impact Innovations Challenge.

Guna membantu kalkulasi jejak karbon secara mandiri, diperkenalkan pula ECOVISEA, sebuah platform kalkulator emisi gas rumah kaca berbasis web yang dapat diakses publik secara cuma-cuma.

Kesetaraan gender dan inklusivitas menjadi poin penting dalam lingkungan kerja East Ventures. Saat ini, perempuan mendominasi 54% posisi di dalam tim operasional, termasuk mengisi 50% kursi kepemimpinan senior serta 33% partner investasi. Pada skala ekosistem, tercatat 26% perusahaan portofolio aktif didirikan atau dipimpin oleh perempuan.

Di sektor lingkungan, emisi nol bersih untuk Scope 1 dan Scope 2 ditargetkan tercapai pada 2030. Sementara itu, target net zero yang mencakup emisi pembiayaan atau financed emissions dipatok selesai pada 2050. Sepanjang tahun 2025, perusahaan mengklaim telah berhasil menurunkan emisi Scope 1, 2, dan 3 sebesar 23% dari tahun sebelumnya.

Avina Sugiarto menegaskan bahwa pendekatan ESG di East Ventures tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif.

Menurutnya, prinsip ESG telah menjadi bagian penting dalam tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko, dan kesiapan menghadapi standar global yang terus berkembang. Ia menambahkan seluruh capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari tim internal, perusahaan portofolio, hingga para mitra di dalam ekosistem East Ventures.

Artikel terkait

Rekomendasi