Easycash Pastikan Ekuitas Perusahaan Sehat dan Lampaui Ketentuan OJK

Easycash Pastikan Ekuitas Perusahaan Sehat dan Lampaui Ketentuan OJK

PT Indonesia Fintopia Technology atau Easycash memastikan kondisi permodalan perusahaan berada dalam posisi aman. Langkah ini mempertegas posisi perusahaan di tengah tekanan ekuitas yang melanda sejumlah penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending.

Berdasarkan laporan keuangan audit tahun 2025, perusahaan pinjaman daring ini berhasil membukukan total ekuitas sebesar Rp169 miliar. Jumlah tersebut menempatkan perusahaan di atas ambang batas regulasi yang berlaku.

"Easycash dalam kondisi yang sehat secara ekuitas dan telah melebihi ketentuan minimum ekuitas yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujar Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo dikutip dari Keuangan, Selasa (19/5/26).

Kondisi ini menjadi pembeda di industri pindar nasional. Pasalnya, OJK sebelumnya mengumumkan terdapat 11 penyelenggara fintech P2P lending yang belum mampu memenuhi batas ekuitas minimum sebesar Rp12,5 miliar hingga Maret 2026.

Menyikapi dinamika industri tersebut, Nucky menyatakan bahwa manajemen terus berkomitmen mempertahankan kesehatan usaha. Strategi ini dijalankan melalui penerapan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang efektif, serta prinsip kehati-hatian.

Kendati demikian, manajemen tidak menampik adanya berbagai tantangan dalam mempertahankan pemenuhan regulasi permodalan. Salah satu fokus utama adalah menjaga agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan di tengah industri yang bergerak dinamis.

Perkembangan industri dan perubahan regulasi yang cepat juga menuntut pelaku usaha untuk terus adaptif. Evaluasi secara berkala terhadap operasional dan strategi bisnis menjadi hal penentu keberlangsungan perusahaan.

Oleh karena itu, penguatan fundamental bisnis menjadi agenda prioritas manajemen saat ini. Langkah tersebut diwujudkan melalui penguatan manajemen risiko, evaluasi kinerja berkala, serta menjaga efisiensi dan kualitas pertumbuhan.

Seluruh upaya tersebut dilakukan demi mendukung iklim bisnis yang sehat dalam jangka panjang. Penguatan ini juga ditujukan untuk menjaga stabilitas usaha sekaligus memastikan kepatuhan penuh terhadap ketentuan ekuitas regulator.

Artikel terkait

Rekomendasi