Aktivitas pembagian keuntungan di pasar modal kembali semarak. Sejumlah perusahaan dari berbagai sektor bersiap menyalurkan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.
Dikutip dari Investasi, para investor yang mengincar keuntungan dari dividen perlu memperhatikan jadwal penting seperti tanggal cum dividen dan ex dividen agar tidak kehilangan hak atas pembagian laba tersebut.
Berikut adalah rincian rencana penyerahan dividen serta estimasi yield dari empat perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia.
PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) yang bergerak di industri barang konsumsi menjadwalkan pembagian dividen interim dengan total nilai mencapai Rp 141,61 miliar. Setiap pemegang saham akan memperoleh Rp 16,57 per lembar.
Berdasarkan harga penutupan di level Rp 1.530 per saham pada Rabu (13/5/2026), maka proyeksi yield dividen YUPI tercatat sebesar 1,08%.
Sementara itu, PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) selaku emiten penyedia jasa pelayaran bakal mendistribusikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan total sebesar Rp 95,19 miliar atau setara Rp 35 per saham.
Saham SHIP yang diperdagangkan pada posisi Rp 2.180 per lembar pada Rabu (13/5/2026) menghasilkan estimasi yield dividen sebesar 1,61%.
Emiten perbankan daerah, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), mencatatkan nilai pembagian yang cukup besar yaitu mencapai Rp 850,17 miliar. Dividen yang akan diterima oleh investor adalah sebesar Rp 56,62 per saham.
Dengan harga saham BJTM di level Rp 585 per lembar pada transaksi Rabu (13/5/2026), tingkat proyeksi yield emiten ini tergolong tinggi yaitu mencapai 9,68%.
Terakhir, perusahaan konstruksi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) mengumumkan kesiapan untuk menebar dividen tunai dengan total nilai Rp 375,1_miliar. Jumlah dividen per lembar saham yang diberikan adalah Rp 110.
Pada perdagangan Rabu (13/5/2026), saham TOTL berada di harga Rp 1.230 per saham yang membuat proyeksi yield dividennya menyentuh angka 8,94%.
| Nama Emiten (Kode) | Nilai Per Saham | Tanggal Pembayaran | Proyeksi Yield |
|---|---|---|---|
| Rp 16,57 | 29 Mei 2026 | 1,08% | Rp 35 |
| 26 Mei 2026 | 1,61% | Rp 56,62 | 5 Juni 2026 |
| 9,68% | Rp 110 | 5 Juni 2026 | 8,94% |
Keempat perusahaan di atas memiliki kesamaan jadwal untuk batas akhir pembelian saham yang berhak atas dividen. Cum dividen di pasar reguler serta pasar negosiasi jatuh pada 18 Mei 2026, sedangkan ex dividen dijadwalkan pada 19 Mei 2026.
Selanjutnya, masa cum dividen untuk pasar tunai berlangsung hingga 20 Mei 2026 dan ex dividen pada 21 Mei 2026. Penentuan daftar pemegang saham yang sah atau recording date ditetapkan pada tanggal 20 Mei 2026.