Sebanyak empat kandidat bertarung memperebutkan posisi Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) masa bakti 2026-2029 dalam debat pamungkas pada Rabu (3/6/2026).
Dilansir dari Detik Finance, pergelaran debat ketiga tersebut mengusung tema mengenai penggalangan kekuatan investasi, hilirisasi, pembiayaan, dan pasar modal di tengah tantangan ekonomi global. Momentum ini menjadi rangkaian penutup sebelum pengambilan keputusan dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) XVIII HIPMI yang dijadwalkan pada 10 Juni 2026.
Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari menyampaikan pandangannya mengenai arah organisasi melalui keterangan tertulis pada Kamis (4/6/2026).
"Di tengah tantangan dan ketidakpastian ekonomi global yang terus berkembang, HIPMI diharapkan dapat terus menghadirkan pemikiran-pemikiran strategis serta melahirkan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan bangsa ke depan," ujar Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari.
Sesi debat tersebut dimanfaatkan oleh para kandidat untuk memaparkan beragam strategi dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Empat kader yang bersaing tersebut meliputi Reynaldo Bryan dengan nomor urut 1, Ade Jona nomor urut 2, Afi Kalla nomor urut 3, dan Anthony Leong nomor urut 4.
Para calon ketua umum ini memiliki latar belakang rekam jejak yang kuat di kepengurusan organisasi. Reynaldo Bryan sebelumnya aktif mengemban amanah sebagai bendahara umum BPP HIPMI.
Kandidat lain, Ade Jona, tercatat menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI, Ketua BPD HIPMI Sumatra Utara, Ketua DPD Gerindra Sumatra Utara, serta anggota DPR RI. Sementara itu, Anthony Leong yang menempuh masa kecil di Kota Medan merupakan Ketua Bidang V BPP HIPMI yang aktif dalam kegiatan pencocokan bisnis ke berbagai daerah.
Kandidat terakhir, Afifuddin Suhaeli Kalla, juga meramaikan bursa pemilihan pengurus pusat ini. Nama Afifuddin sebelumnya masuk dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40 tahun 2025 sebagai salah satu figur muda yang berpengaruh.