FAVV Tarik Mi Instan Kailo karena Kandungan Pemicu Kanker

FAVV Tarik Mi Instan Kailo karena Kandungan Pemicu Kanker

Badan Keamanan Pangan Belgia atau Federaal Agentschap voor de Veiligheid van de Voedselketen (FAVV) menarik produk mi instan merek Kailo rasa ayam dari pasaran setelah mendeteksi kandungan zat berbahaya yang memicu penyakit kanker.

Produk yang terdampak kebijakan penarikan ini secara spesifik menyasar varian 'Noodles Chicken flavour'. Konsumen diimbau untuk memeriksa nomor lot 251006 serta nomor nomor batch LM00020685 dan LM00021439 pada kemasan sebelum mengonsumsinya.

Langkah tegas ini diambil oleh otoritas pangan setelah menerima laporan resmi mengenai potensi risiko kesehatan dari sistem peringatan cepat pangan Eropa.

"Naar aanleiding van een melding via het RASFF (systeem voor snelle waarschuwingen voor levensmiddelen en diervoeders), halen we dit product uit de verkoop en roepen we het terug van bij de consumenten" ujar FAVV dalam laporan resmi yang dilansir dari redactie24.be.

Pihak berwenang mengambil tindakan pengamanan tersebut karena adanya pelanggaran ambang batas aman pada kandungan zat kimia di dalam produk.

"Het gaat om een te hoog gehalte aan glycidyl esters." kata FAVV menjelaskan alasan penarikan produk mi instan tersebut.

Sebagai informasi, kandungan glycidyl esters merupakan senyawa kimia berbahaya yang umumnya terbentuk saat proses pemurnian minyak nabati dilakukan dalam suhu tinggi mencapai sekitar 200 derajat Celsius. Ketika zat tersebut masuk ke dalam sistem pencernaan manusia, senyawa ini akan berubah menjadi glycidol yang memiliki keterkaitan langsung memicu kanker.

Distribusi produk mi instan asal luar negeri ini dilaporkan telah tersebar luas di berbagai jaringan gerai penjualan retail. Otoritas keselamatan pangan meminta seluruh masyarakat yang terlanjur membeli untuk segera mengembalikan produk ke toko pembelian guna menghindari dampak buruk.

Pihak FAVV juga menyediakan layanan aduan bagi warga yang membutuhkan informasi lanjutan mengenai prosedur pengembalian ini. Konsumen dapat menghubungi nomor telepon bebas pulsa 0800/13.550 atau mengirimkan surat elektronik resmi ke alamat [email protected].

Artikel terkait

Rekomendasi