PT Gajah Tunggal Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp278 Miliar

PT Gajah Tunggal Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp278 Miliar

PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai melebihi Rp278 miliar setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (22/5/2026), sebagaimana dilansir dari Investasi.

Alokasi keuntungan bersih yang disiapkan emiten produsen ban tersebut mencapai Rp278.784.000.000. Jumlah ini setara dengan Rp80 per saham untuk 3.484.800.000 saham yang telah diterbitkan oleh perseroan.

"Pembayaran dividen akan dilakukan pada 18 Juni 2026 kepada para pemegang saham perusahaan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 8 Juni 2026 dan/atau pemegang saham Perseroan pada sub rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan saham pada 8 Juni 2026," ungkap Manajemen GJTL dalam keterbukaan informasi, Selasa (26/5/2026).

Keputusan pemikiran finansial ini membawa keuntungan besar bagi investor kawakan Lo Kheng Hong yang memiliki porsi kepemilikan signifikan di GJTL. Pengumpulan saham yang dilakukannya secara bertahap selama empat bulan pertama tahun 2026 mendongkrak total hak dividen yang akan diterimanya.

Data dari Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek perusahaan menunjukkan kepemilikan Lo Kheng Hong menyentuh 218.032.800 saham atau 6,257 persen pada akhir Maret 2026. Angka tersebut bertambah 8.134.300 saham dari periode sebelumnya.

Akumulasi saham kembali berlanjut pada akhir April 2026 dengan pembelian sebanyak 14.760.100 saham oleh sang investor. Penambahan ini membuat total investasinya mengembang menjadi 232.792.900 saham atau setara dengan 6,68 persen dari seluruh saham GJTL yang beredar.

Melalui kepemilikan saham terbaru tersebut, Lo Kheng Hong diproyeksikan meraup pendapatan dividen tunai bruto sebesar Rp18,62 miliar sebelum dikenakan potongan pajak. Jadwal cum dividen tunai di pasar reguler dan negosiasi sendiri ditetapkan pada 4 Juni 2026, diikuti oleh ex dividen pada 5 Juni 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi