GRPM Perkuat Ekspansi Produk Air Mineral pada Awal 2026

GRPM Perkuat Ekspansi Produk Air Mineral pada Awal 2026

PT Graha Prima Mentari Tbk. (GRPM) menargetkan penguatan penjualan produk air minum dalam kemasan (AMDK) sebagai strategi utama ekspansi bisnis pada tahun 2026. Fokus baru ini disampaikan manajemen dalam rapat umum pemegang saham tahunan yang berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026.

Emiten distributor Coca Cola ini berencana melanjutkan pengembangan usaha melalui penambahan produk dan prinsipal baru serta perluasan wilayah distribusi. Dilansir dari Market, perseroan juga melakukan efisiensi operasional dengan menutup sejumlah area yang dinilai tidak optimal secara komersial.

Direktur Utama GRPM, Agus Susanto menjelaskan bahwa peralihan fokus ke segmen air mineral didasari oleh potensi pertumbuhan yang konsisten di pasar nasional.

“Pada awal tahun 2026 ini, perseroan mulai lebih memfokuskan diri kepada produk-produk yang memberikan pertumbuhan lebih baik, antara lain air mineral dalam kemasan [AMDK],” ujar Agus Susanto, Direktur Utama GRPM.

Langkah strategis ini juga merespons pergeseran kebiasaan masyarakat yang kini lebih memprioritaskan konsumsi produk kesehatan. Agus menilai sektor AMDK memiliki prospek cerah yang selaras dengan perkembangan minat konsumen saat ini.

“Kenaikan penjualan ini menjadi catatan baik yang diperoleh GRPM di tengah banyaknya penurunan penjualan yang dialami perusahaan dalam industri sejenis,” kata Agus Susanto, Direktur Utama GRPM.

Berdasarkan laporan kinerja, GRPM mencatatkan kenaikan penjualan menjadi Rp754,4 miliar sepanjang tahun 2025 dari posisi Rp705,5 miliar pada tahun sebelumnya. Namun, laba bersih perusahaan mengalami penurunan dari Rp4,78 miliar menjadi Rp4,36 miliar pada periode yang sama.

Jaringan operasional GRPM saat ini mencakup wilayah Medan, Pekanbaru, Cirebon, hingga Balikpapan. Sementara itu, entitas anak yakni PT Tri Usaha Jaya (TUJ) memegang kendali distribusi di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, termasuk Magelang dan Solo.

Kinerja Keuangan PT Graha Prima Mentari Tbk (2024-2025)
Indikator KeuanganTahun 2024Tahun 2025
PenjualanRp705,5 MiliarRp754,4 Miliar
Laba BersihRp4,78 MiliarRp4,36 Miliar
Total Aset-Rp185,7 Miliar
Total Ekuitas-Rp89,7 Miliar

Dalam rapat tahunan tersebut, pemegang saham menyepakati penggunaan seluruh laba bersih tahun buku 2025 untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. Keputusan ini berimplikasi pada ketiadaan pembagian dividen untuk para pemegang saham pada tahun ini.

Selain pengesahan laporan keuangan dan alokasi laba, rapat menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Hendriyanto Liem resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota jajaran direksi perseroan.

Artikel terkait

Rekomendasi