Hari Bidan Internasional 2026 Soroti Kekurangan Satu Juta Tenaga Kesehatan

Hari Bidan Internasional 2026 Soroti Kekurangan Satu Juta Tenaga Kesehatan

Dunia memperingati International Day of the Midwife atau Hari Bidan Internasional setiap tanggal 5 Mei sebagai bentuk penghargaan terhadap peran krusial bidan dalam sistem kesehatan. Seperti dikutip dari Caritahu, peringatan pada tahun 2026 ini mengusung tema "One Million More Midwives".

Tema tersebut menjadi seruan global yang menegaskan kebutuhan mendesak akan penambahan tenaga kebidanan di berbagai belahan dunia. Isu ini bukan sekadar simbolis, melainkan sebuah cerminan dari kondisi riil yang dihadapi oleh banyak negara saat ini.

International Confederation of Midwives (ICM) menginisiasi tema "One Million More Midwives" untuk menyoroti kelangkaan tenaga bidan dalam skala global. Berbagai laporan kesehatan internasional menunjukkan bahwa dunia masih memerlukan sekitar satu juta bidan tambahan.

Krisis ketersediaan tenaga medis ini mayoritas melanda negara-negara berkembang dan kawasan terpencil yang memiliki keterbatasan akses kesehatan. Dampaknya, risiko komplikasi masa kehamilan serta persalinan meningkat, sehingga angka kematian ibu dan bayi menjadi sulit ditekan.

Peran Strategis di Garda Terdepan

Bidan mengemban tanggung jawab yang luas dan sangat krusial dalam sistem kesehatan masyarakat. Mereka tidak hanya bertugas mendampingi proses kelahiran, tetapi juga melayani sektor kesehatan reproduksi dan memberikan edukasi kehamilan.

Selain itu, profesi ini bertanggung jawab dalam pendampingan ibu pascamelahirkan, perawatan bayi baru lahir, hingga konseling keluarga berencana. Kehadiran bidan yang mencukupi terbukti efektif menaikkan mutu pelayanan sekaligus menurunkan angka kematian maternal serta neonatal.

Tantangan Profesi dan Dorongan Investasi Global

Meski memiliki fungsi vital, profesi kebidanan masih berhadapan dengan beragam tantangan struktural. Masalah utama yang muncul meliputi kuantitas tenaga yang belum memadai, keterbatasan akses pendidikan, fasilitas kerja yang timpang, serta minimnya perlindungan profesi.

Melalui momentum tahun 2026, ICM mendesak pemerintah dan organisasi kesehatan dunia untuk melakukan aksi nyata. Langkah yang diperlukan mencakup peningkatan investasi pendidikan kebidanan, perluasan rekrutmen, penguatan regulasi profesi, dan penyediaan fasilitas kerja layak.

Artikel terkait

Rekomendasi