Ignasius Jonan Mundur dari Jabatan Komisaris Independen United Tractors

Ignasius Jonan Mundur dari Jabatan Komisaris Independen United Tractors

PT United Tractors Tbk (UNTR) secara resmi mengumumkan pengunduran diri Ignasius Jonan dari posisi Komisaris Independen perusahaan pada Jumat, 8 Mei 2026. Keputusan ini menyusul surat pengunduran diri yang telah diterima oleh manajemen anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) tersebut.

Langkah administratif segera diambil oleh pihak perseroan guna menindaklanjuti permohonan tersebut sesuai dengan anggaran dasar yang berlaku. Seluruh proses pengambilan keputusan terkait mundurnya mantan Menteri Perhubungan ini dipastikan akan mematuhi peraturan perundang-undangan, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Sekretaris Perusahaan United Tractors memberikan konfirmasi resmi mengenai penerimaan surat tersebut melalui pengumuman di laman Keterbukaan Informasi pada Selasa, 12 Mei 2026.

"PT United Tractors Tbk dengan ini menyampaikan bahwa pada tanggal 8 Mei 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Ignasius Jonan dari jabatannya selaku Komisaris Independen Perseroan," tulis Corporate Secretary United Tractors, Ari Setiyawan.

Penempatan Jonan di jajaran komisaris perusahaan berkode saham UNTR ini sejatinya baru diperpanjang beberapa pekan lalu. Ia pertama kali diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 25 April 2025, dan kembali mendapat mandat serupa dalam RUPST tanggal 16 April 2026.

Sebelum melepas jabatannya di United Tractors, Jonan juga telah meninggalkan posisinya sebagai Presiden Komisaris serta Komisaris Independen di PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC). Karir profesionalnya saat ini masih tercatat aktif sebagai Komisaris Independen di PT Unilever Indonesia Tbk dan Presiden Komisaris PT Marsh McLennan Indonesia.

Rekam jejak kepemimpinan Ignasius Jonan mencakup berbagai posisi strategis di sektor publik dan swasta. Ia pernah menjabat sebagai CEO PT Kereta Api Indonesia (2009-2014) sebelum akhirnya dipercaya menjadi Menteri Perhubungan (2014-2016) dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2016-2019).

Artikel terkait

Rekomendasi