IHSG Merosot 2,85 Persen dan Nilai Tukar Rupiah Melemah

IHSG Merosot 2,85 Persen dan Nilai Tukar Rupiah Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pada Jumat (8/5/2026) dengan depresiasi signifikan sebesar 2,853 persen atau turun 204,93 poin ke level 6.969,396. Penurunan tajam ini tercatat saat pasar saham di seluruh kawasan Asia juga kompak bergerak di zona merah.

Data dari Stockbit menunjukkan indeks LQ45 turut merosot 2,394 persen ke posisi 677,179. Aktivitas pasar hari ini mencatatkan total nilai transaksi mencapai Rp35,81 triliun dengan volume perdagangan 55,71 miliar saham yang berpindah tangan melalui 2,80 juta kali frekuensi.

Kinerja pasar modal yang tertekan diikuti oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada sore hari ini. Mata uang Garuda ditutup pada level Rp17.370 per dolar AS, turun 13 poin atau 0,075 persen dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp17.357.

Sejumlah saham mencatatkan kenaikan tertinggi di tengah pelemahan indeks, sementara sektor perbankan mendominasi transaksi berdasarkan nilai terbesar. Bank Mandiri (BMRI) mencatatkan nilai transaksi tertinggi sebesar Rp1,69 triliun, disusul Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp1,26 triliun.

Daftar Saham Top Gainers dan Losers
KategoriEmitenPerubahan PoinPersentase
Top GainerMPOW (Megapower Makmur)+3834,55%
Top GainerMEDS (Hetzer Medical Indonesia)+3034,48%
Top GainerIRRA (Itama Ranoraya)+10225,00%
Top GainerPEHA (Phapros)+7424,83%
Top GainerKAEF (Kimia Farma)+12524,51%
Top LoserELPI (Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari)-255-15,00%
Top LoserESIP (Sinergi Inti Plastindo)-33-15,00%
Top LoserDSSA (Dian Swastatika Sentosa)-230-14,94%
Top LoserMINA (Sanurhasta Mitra)-60-14,93%
Top LoserNIKL (Pelat Timah Nusantara)-70-14,89%

Data volume perdagangan memperlihatkan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan dengan jumlah 59,68 juta lembar. Di posisi berikutnya terdapat Bumi Resources (BUMI) dan Bakrie & Brothers (BNBR) masing-masing sebanyak 27,17 juta dan 25,28 juta lembar.

Kondisi pasar modal domestik selaras dengan tren negatif di bursa saham utama Asia sore ini berdasarkan laporan Stockbit dan Yahoo Finance. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,19 persen, Hang Seng Hong Kong terpangkas 0,88 persen, SSE Composite China melemah 0,00 persen, dan Straits Times Singapura terkoreksi 0,30 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi