PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menjadwalkan penandatanganan pemberian solusi credit enhancement untuk obligasi perusahaan di sektor minihidro pada Rabu (13/5). Langkah ini bertujuan mendukung efisiensi biaya pendanaan bagi pengembang energi terbarukan melalui penguatan kualitas surat utang di pasar modal.
Presiden Direktur & CEO IIF Rizki Pribadi Hasan menjelaskan bahwa kesepakatan formal terkait fasilitas pendukung kredit tersebut akan segera difinalisasi. Meski demikian, pihak IIF belum memberikan rincian mengenai identitas perusahaan minihidro yang menjadi mitra dalam transaksi ini.
"Salah satu yang mudah-mudahan nanti hari Rabu ini, kami juga ada satu transaksi ini di sektornya adalah di minihidro ya, kelistrikan berbasis air itu kami memberikan produk yang namanya credit enhancement," kata Rizki, dilansir dari Finansial.
Pemberian fasilitas ini diharapkan memberikan dampak positif langsung terhadap struktur beban keuangan nasabah. Rizki memberikan gambaran bahwa instrumen ini sangat krusial bagi perusahaan yang memiliki peringkat obligasi awal yang tidak terlalu tinggi.
"Nah benefit yang diterima oleh nasabah ini adalah dengan rating yang lebih baik tentu kupon yang diterbitkan kan menjadi lebih turun. Jadi dia save cost," tutur Rizki.
Inisiatif ini juga dipandang sebagai strategi IIF untuk mendorong gairah penerbitan obligasi baru di Indonesia. Peningkatan kualitas kredit diharapkan mampu menarik lebih banyak pelaku industri untuk masuk ke bursa karbon maupun pasar modal konvensional.
Hingga akhir 2025, perusahaan mencatat kinerja keuangan yang solid dengan perolehan laba bersih sebesar Rp185 miliar. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 51,2 persen secara tahunan dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp122,5 miliar.
Total aset lembaga pengelola dana di bawah Kementerian Keuangan ini juga merangkak naik 5 persen menjadi Rp15,4 triliun. Sebagai institusi pengelola dana pemerintah, IIF terus berfokus pada layanan konsultasi dan pembiayaan infrastruktur berkelanjutan secara profesional.