Indeks Bisnis-27 mencatatkan performa positif dengan berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan Rabu, 6 Mei 2026. Data bursa menunjukkan indeks mengalami kenaikan sebesar 0,60% hingga menyentuh posisi 469,20.
Sepanjang sesi perdagangan, indeks hasil kolaborasi dengan harian Bisnis Indonesia ini berfluktuasi pada rentang 467,09 hingga 471,29. Penguatan ini didorong oleh mayoritas konstituen yang mencatatkan rapor hijau.
Dilansir dari Market, dari total 27 saham yang tergabung dalam konstituen, sebanyak 20 saham berhasil menguat. Sementara itu, dua saham terpantau stagnan dan lima saham lainnya mengalami koreksi di zona merah.
Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menjadi salah satu motor penggerak utama pada hari ini. Harga saham MBMA melonjak 6,50% dan berakhir di level Rp655 per lembar saham.
Laju positif juga diikuti oleh emiten milik Djoko Susanto, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT). Saham AMRT mencatatkan penguatan signifikan sebesar 5,56% menuju level Rp1.520 per saham.
Sektor mineral lainnya juga berkontribusi melalui PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS). Hingga sore hari, saham BRMS tercatat menguat 4,46% dan parkir di posisi Rp820 per lembar saham.
Beberapa emiten lain yang turut menghuni zona hijau antara lain TAPG yang naik 3,88% ke Rp2.140 dan ANTM yang menguat 2,98% ke level Rp3.800. Selain itu, saham AKRA juga terkerek 2,63% ke harga Rp1.560.
Namun, tekanan jual masih melanda sejumlah saham perbankan dan industri. Saham BBNI melemah 2,30% ke level Rp3.830, disusul ASII yang turun 2,13% ke Rp5.750, serta CPIN yang terkoreksi 1,22% ke posisi Rp4.040.
Kinerja apik Indeks Bisnis-27 ini sejalan dengan gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga ditutup menguat. IHSG naik 0,50% ke level 7.092,46 pada penutupan sore, 6 Mei 2026.
Aktivitas perdagangan di bursa mencapai volume 37,07 miliar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp17,71 triliun. Secara keseluruhan, 341 saham menguat, 290 saham melemah, dan 186 saham tidak bergerak.
Kondisi pasar hari ini membawa kapitalisasi pasar IHSG menembus angka Rp12.728 triliun. Pergerakan saham-saham unggulan tetap menjadi perhatian utama investor dalam memantau arah pasar modal nasional.
| Kode Saham | Harga Terakhir (Rp) | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| 655 | +6,50% | 1.520 |
| +5,56% | 820 | +4,46% |
| 2.140 | +3,88% | 3.800 |
| +2,98% | 1.560 | +2,63% |
| 3.830 | -2,30% | 5.750 |
| -2,13% | 4.040 | -1,22% |