PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia meresmikan perubahan logo perusahaan pada Selasa (2/6/2026) di Kantor Pusat Inhealth Tower, Jakarta, guna menyelaraskan identitas visual sebagai bagian dari holding BUMN Indonesia Financial Group (IFG).
Perubahan identitas visual ini dilakukan secara serentak di seluruh jaringan operasional perusahaan yang meliputi 12 kantor pemasaran, 11 kantor operasional, dan 34 kantor layanan di Indonesia. Langkah ini diambil setelah perusahaan resmi terintegrasi di bawah IFG Life sejak Juni 2024.
Seperti yang dilansir dari Keuangan, anak usaha BUMN ini mencatatkan pangsa pasar terbesar pada segmen asuransi kesehatan kumpulan berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) triwulan I-2026 dengan total jangkauan lebih dari 1,7 juta peserta.
"Perubahan branding tak mengubah status hukum perusahaan, yaitu PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia. Produk dan layanan tetap sama," ujar Marihot H. Tambunan, Direktur Kepatuhan sekaligus Plt Direktur Utama Inhealth.
Manajemen menegaskan bahwa keselarasan ini justru akan mendorong pengembangan layanan digital bersama melalui aplikasi One by IFG dan pembuatan Produk Asuransi Bersama (PAB) yang sudah dirintis sejak tahun 2025.
"Sinergi dengan IFG dan IFG Life terus kami perkuat, baik dari sisi produk maupun layanan untuk menghadirkan layanan asuransi jiwa dan kesehatan yang lebih terintegrasi," kata Marihot H. Tambunan.
Proses integrasi identitas visual ini didukung penuh oleh induk usaha yang memandang perubahan logo sebagai momentum strategis untuk memperkuat jaringan ekosistem perlindungan finansial dan kesehatan di bawah bendera holding.
Langkah penguatan ekosistem tersebut saat ini ditopang oleh kemitraan luas yang mencakup lebih dari 8.000 provider kesehatan seperti rumah sakit, klinik, laboratorium, hingga apotek yang tersebar dari Sumatera hingga Papua serta jaringan di Singapura.