Tiga raksasa industri bahan bangunan di Indonesia, yakni Quadra, Roman, dan Kanmuri, memanfaatkan ajang pameran arsitektur ARCH:ID 2026 untuk merilis berbagai inovasi produk terbaru. Dilansir dari Lifestyle, kolaborasi ini mempertegas sinergi antar merek dalam memberikan solusi material arsitektur yang menyeluruh bagi para profesional dan konsumen.
Kegiatan yang berlangsung pada 23–26 April 2026 di ICE BSD City, Tangerang, ini menggandeng biro arsitek Localic Studio untuk menghadirkan booth bertema "Fragments: A Paradox of Synthesis". Konsep tersebut menggambarkan peleburan elemen material mandiri menjadi satu kesatuan ruang yang hidup.
Visi utama dalam pameran ini mencakup Sintesis Material yang menyatukan teknologi ketiga merek menjadi elemen pembentuk arsitektur yang utuh. Selain itu, terdapat Sintesis Ekosistem yang melibatkan jenama furnitur, kopi, serta aromatik guna menghidupkan interaksi harian di dalam ruang.
Langkah besar diambil dengan menyatukan Quadra dan Roman di bawah satu naungan sinergi strategis mulai tahun ini. Pimpinan Quadra & Roman, Willie Low, menjelaskan bahwa integrasi ini bertujuan menghadirkan solusi tak terbatas bagi para pelanggan, kontraktor, hingga pengembang.
"Ini adalah kesempatan bagi kami untuk menyampaikan pada publik bahwa sekarang kami bersinergi dalam satu naungan," kata Willie.
"Ketika pelanggan, kontraktor, developer, arsitek, atau desainer masuk ke dalam grup yang memiliki tiga merek ini, mereka bisa mendapatkan semuanya dari satu sumber. Kami hadir dengan pilihan solusi yang semakin luas dan lengkap," lanjut dia.
Peluncuran Produk Quadra eXential dan Roman moZaik
Quadra yang populer dengan produk lempengan besar (big slabs) kini memperkenalkan lini terbaru bernama Quadra eXential. Produk ini dirancang dengan dimensi yang lebih praktis, mencakup ukuran 80x80 cm, 120x60 cm, serta 100x100 cm untuk kebutuhan ruang yang lebih fleksibel.
“eXential hadir sebagai solusi untuk ruang dengan kebutuhan yang semakin beragam, terutama area dengan luas terbatas. Dengan ukuran yang lebih fleksibel, koleksi ini membantu mengoptimalkan penggunaan ruang tanpa mengorbankan estetika,” ungkap Willie.
Sementara itu, Roman merilis Roman moZaik sebagai produk dekoratif multifungsi yang menonjolkan keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. Seri Journey to East Nusa dan Kriya Nusa menjadi andalan dengan motif yang terinspirasi dari bentang alam serta ritme kain tenun tradisional.
Terdapat 84 motif moZaik secara keseluruhan, termasuk koleksi eksklusif Inerie, Tenun, Songke, dan Moko yang memadukan relief etnik dengan warna metalik. Willie menambahkan bahwa perusahaan kini menjadi satu-satunya di Indonesia yang menyediakan slab terbesar dari Quadra sekaligus moZaik terkecil dari Roman.
“Roman meluncurkan moZaik untuk diaplikasikan, baik di kolam renang, di atas meja (tabletop), atau bahkan di dinding. Jadi kita satu-satunya di Indonesia yang punya slab ukuran paling besar dari Quadra dan juga punya moZaik ukuran paling kecil dari Roman,” kata Willie.
Inovasi Teknis dan Estetika Genteng Kanmuri
Dari sisi teknis, Roman moZaik menggunakan kategori B1a yang memiliki durabilitas tinggi untuk penggunaan jangka panjang. Produk ini juga dilengkapi dengan inovasi backing system berupa lapisan net yang lebih kokoh demi mempermudah proses pemasangan.
Melengkapi elemen penutup atap, Kanmuri memperkenalkan dua varian warna baru untuk genteng keramik mereka, yakni Padma Red dan Volcanic Black. Pilihan warna ini tersedia untuk tipe Espanica dan Milenio yang ditujukan bagi eksplorasi estetika bangunan modern.
Area pameran Fragments di ARCH:ID 2026 juga menyajikan pengalaman multi sensorial. Pengunjung dapat melihat aplikasi produk pada lantai dan dinding sembari merasakan aroma wewangian serta mencicipi suguhan kopi untuk memahami bagaimana karya arsitektur berinteraksi dengan panca indera.