Israel Konfirmasi Kasus Perdana Infeksi Hantavirus Asal Eropa Timur

Israel Konfirmasi Kasus Perdana Infeksi Hantavirus Asal Eropa Timur

Israel melaporkan temuan kasus pertama hantavirus pada seorang pasien yang diduga terpapar saat berada di kawasan Eropa Timur beberapa bulan sebelumnya. Kasus ini terkonfirmasi pada Sabtu (9/5/2026) melalui serangkaian pengujian medis intensif guna mendeteksi materi genetik virus tersebut.

Diagnosis medis dilakukan melalui pemeriksaan antibodi dan tes PCR untuk memastikan keberadaan materi genetik virus dalam tubuh pasien, sebagaimana dilansir dari Lifestyle. Laporan The Jerusalem Post menyebutkan bahwa pasien saat ini dalam kondisi stabil dan tidak memerlukan isolasi ketat atau perawatan intensif, meski identitas dan lokasi perawatannya belum dipublikasikan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan perhatian khusus terhadap temuan ini di tengah meningkatnya kewaspadaan global. Perhatian tersebut dipicu oleh munculnya klaster penyakit pernapasan berat yang berkaitan dengan virus Andes pada sebuah kapal pesiar berbendera Belanda.

"Risiko terhadap masyarakat umum tetap rendah, dan tidak ada bukti virus menyebar melalui kontak sehari-hari," menurut keterangan WHO, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Pihak berwenang menekankan bahwa galur hantavirus yang ditemukan pada pasien di Israel berbeda dengan galur Andes yang mewabah di kapal pesiar MV Hondius. Galur asal Eropa umumnya menular dari hewan pengerat ke manusia, sementara galur Andes memiliki kemampuan langka untuk menular antarmanusia melalui kontak dekat.

Hingga 8 Mei 2026, data menunjukkan terdapat delapan kasus terkonfirmasi hantavirus jenis Andes yang terkait dengan aktivitas kapal pesiar tersebut. Insiden ini mencatat angka fatalitas mencapai 38 persen setelah tiga orang dinyatakan meninggal dunia dari total kasus yang ditemukan.

Langkah penanganan wabah kini dilakukan melalui koordinasi internasional yang mencakup investigasi epidemiologi, pelacakan kontak, dan evakuasi medis. WHO menilai risiko bagi populasi global masih rendah, namun risiko bagi penumpang serta awak kapal berada pada level sedang.

Karena belum ada pengobatan antivirus spesifik untuk hantavirus, penanganan medis difokuskan pada perawatan suportif seperti pemberian cairan dan dukungan oksigen. Upaya pencegahan utama tetap bertumpu pada menjaga kebersihan lingkungan dari hewan pengerat dan menyimpan bahan makanan dalam wadah tertutup rapat.

Artikel terkait

Rekomendasi