Pendiri raksasa e-commerce Alibaba, Jack Ma, menyatakan bahwa keputusan paling krusial dalam hidupnya bukan mendirikan perusahaan tersebut, melainkan menikahi istrinya, Zhang Ying. Pernyataan ini dilansir dari Detik iNET pada Rabu (3/6/2026).
"Dia selalu percaya padaku ketika tidak ada seorang pun yang melakukannya," ujar Jack Ma.
Pasangan ini pertama kali bertemu di Hangzhou Normal University pada awal 1980-an saat keduanya masih berstatus sebagai mahasiswa. Zhang Ying dikenal sebagai mahasiswi berprestasi dengan kecerdasan tinggi, sementara Jack Ma memiliki capaian akademik yang tergolong rata-rata.
"Penampilan seorang pria memiliki korelasi negatif dengan kecerdasannya," kata Jack Ma.
Kemampuan bahasa Inggris dan kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh Jack Ma akhirnya berhasil memikat hati Zhang Ying. Keduanya kemudian memutuskan untuk menikah pada tahun 1988 ketika berprofesi sebagai guru bahasa Inggris.
"Dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan pria tampan," puji Zhang Ying.
Saat Jack Ma mendirikan Alibaba pada tahun 1999, Zhang Ying terlibat aktif dalam mengelola operasional administrasi dan logistik. Peran besar Zhang Ying dalam menjaga stabilitas internal tim selama masa-masa sulit membuat Jack Ma menjulukinya sebagai komisaris politik.