Fluktuasi harga minyak dunia dan ketidakpastian situasi geopolitik global saat ini tengah menjadi perhatian serius bagi para pelaku industri asuransi energi, terutama pada sektor onshore. Meskipun demikian, kondisi pasar asuransi energi onshore dinilai masih berada dalam tahap yang relatif stabil.
Dikutip dari Keuangan, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mengonfirmasi bahwa pergerakan harga minyak serta dinamika politik internasional memang memberikan pengaruh terhadap aktivitas di sektor energi, termasuk berbagai proyek onshore. Namun, situasi tersebut belum memberikan dampak yang bersifat langsung.
Pihak perusahaan belum melihat adanya dampak langsung dari konflik di kawasan Timur Tengah terhadap kapasitas maupun penentuan tarif premi asuransi energi di wilayah lain.
“Sejauh ini pasar asuransi energi, khususnya onshore, masih relatif cukup stabil, kecuali apabila ada kejadian atau kerugian signifikan yang dapat memengaruhi kondisi pasar,” ujar Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Brellian Gema Widayana kepada Kontan, Selasa (26/5/2026).
Sektor asuransi energi onshore diproyeksikan tetap memiliki prospek yang cerah karena tingkat kebutuhan proteksi risiko yang tinggi dari para pelaku industri. Guna memastikan pengelolaan risiko serta operasional bisnis berjalan dengan penuh kehati-hatian, pemantauan terhadap dinamika pasar global terus dilakukan.
Langkah antisipasi tetap disiapkan oleh manajemen untuk menghadapi efek lanjutan dari gejolak politik dunia terhadap industri ini. Penyesuaian kegiatan industri dan fluktuasi pasar energi global diakui berpotensi memengaruhi perolehan nilai premi pada lini bisnis tersebut.
Faktor lain yang memengaruhi pencapaian nilai premi adalah penerapan strategi underwriting yang lebih ketat serta fokus pada kualitas risiko yang dikelola.
“Meski demikian, perusahaan tetap melihat adanya peluang pertumbuhan dari berbagai proyek energi maupun sektor pendukung lainnya," tutur Brellian Gema Widayana.
Hingga periode akhir tahun, pergerakan bisnis energi onshore diprediksi akan berjalan dengan penuh kewaspadaan demi merespons perkembangan pasar internasional.
Strategi untuk menjaga tingkat keuntungan dilakukan dengan memperkuat sistem underwriting yang prudent, menjalankan diversifikasi pada portofolio bisnis, serta memaksimalkan potensi dari sektor-sektor lain yang dinilai potensial.
Langkah penguatan hubungan dengan mitra strategis dan pemeliharaan kualitas layanan juga menjadi fokus utama agar perusahaan tetap memiliki daya saing yang kuat di tengah tingginya volatilitas pasar energi.