Dunia medis mencatat adanya beberapa jenis kanker langka yang jumlah pengidapnya sangat minim, dengan rasio kurang dari 15 orang per 100.000 populasi tiap tahunnya. Berikut adalah 4 jenis kanker yang tergolong langka di dunia.
- Leukemia limfoblastik akut pada anak (ALL) — Jenis kanker darah dan sumsum tulang yang paling sering ditemukan pada anak-anak dengan gejala berupa demam, kelelahan, dan mudah memar. Perawatannya melibatkan kombinasi kemoterapi, terapi target, serta transplantasi sel induk atau sumsum tulang.
- Hepatoblastoma — Kanker hati yang biasanya menyerang anak pada 3 tahun pertama kehidupan dengan gejala nyeri perut, kehilangan selera makan, dan penurunan berat badan. Penyakit yang mencatat 50-70 kasus baru di AS setiap tahun ini diobati melalui operasi kemoterapi, transplantasi hati, dan terapi radiasi.
- Karsinoma sel merkel — Bentuk kanker kulit agresif yang memicu benjolan keras, bulat, dan kemerahan pada area yang sering terpapar sinar matahari. Kanker neuroendokrin kulit ini dapat diobati dengan operasi pengangkatan, kemoterapi, terapi radiasi, atau imunoterapi.
- Kanker esofagus — Kanker yang menyerang saluran kerongkongan pengangkut makanan dengan gejala kesulitan menelan, penurunan berat badan, serta batuk kronis. Jenis kanker yang banyak ditemukan di India, Afrika bagian selatan, China utara, dan Iran ini diobati melalui kemoterapi, radiasi, operasi, atau imunoterapi.
Sama seperti kanker pada umumnya, kanker langka dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa dengan gejala yang bervariasi tergantung organ yang terkena. Pengobatan umumnya meliputi pembedahan, kemoterapi, dan radiasi, di mana deteksi dini sangat memengaruhi tingkat kelangsungan hidup pasien.