Memasuki usia 30 tahun, tubuh mulai mengalami berbagai perubahan seperti penurunan massa otot dan perlambatan metabolisme, namun kebiasaan kecil yang konsisten dapat berdampak besar bagi kesehatan di masa tua. Para ahli menganjurkan tujuh hal yang bisa dilakukan perempuan di usia 30-an agar tetap sehat, bugar, dan panjang umur.
- Rutin latihan kekuatan — Latihan kekuatan seperti angkat beban, pilates, barre, atau resistance training sangat penting untuk menjaga kekuatan otot, mencegah osteoporosis, serta menjaga kepadatan tulang yang mulai menurun 3 hingga 5 persen setiap dekade setelah usia 30 tahun.
- Jalan kaki di luar ruangan — Berjalan kaki santai selama 10 hingga 20 menit di area terbuka efektif meredakan stres berkepanjangan yang dapat mempercepat penuaan sel dan memicu penyakit kronis seperti jantung dan demensia.
- Lebih sering makan makanan utuh — Mengurangi makanan ultra-proses dan beralih ke whole foods berbasis tumbuhan seperti buah, sayur, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak.
- Memenuhi kebutuhan protein harian — Perempuan usia 30-an disarankan meningkatkan asupan protein menjadi 80 hingga 100 gram per hari dari sumber seperti telur, ikan, ayam, susu, yoghurt, atau lentil untuk melawan penyusutan otot dan menjaga metabolisme.
- Menambahkan gerakan melompat dalam rutinitas harian — Gerakan melompat ringan, skipping, atau hopscotch selama beberapa menit sehari bermanfaat untuk melatih serat otot cepat, menjaga kepadatan tulang, serta melatih keseimbangan tubuh bagian bawah.
- Menjaga kesehatan otot dasar panggul — Melatih pelvic floor atau otot dasar panggul sejak dini melalui latihan Kegel sangat penting untuk mencegah masalah gangguan kandung kemih seperti inkontinensia urine saat memasuki usia lanjut atau menopause.
- Mulai rutin memeriksakan kesehatan ke dokter — Pemeriksaan kesehatan berkala untuk memantau tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga fungsi hati dan ginjal sangat penting guna mendeteksi masalah kesehatan secara dini sebelum berkembang menjadi penyakit serius.